- Home
-
- Luar Negeri
-
- UNICEF: Krisis Gizi di Asi...
UNICEF: Krisis Gizi di Asia Selatan Capai Titik Kritis
Kamis, 11 Sep 2025, 19:30 WIBDhaka - Anak-anak di seluruh Asia Selatan menghadapi krisis gizi yang semakin parah, dengan jutaan orang menderita kekurangan gizi, anemia, dan obesitas, demikian menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di Dhaka, Bangladesh, Rabu (10/9).
UNICEF memperingatkan bahwa jika tindakan tidak segera diambil, masa depan jutaan anak akan terancam. Laporan terbaru UNICEF bertajuk "Feeding Profit: How Food Environments are Failing Children" menemukan bahwa jumlah anak berusia 5-19 tahun yang mengalami kelebihan berat badan meningkat lima kali lipat menjadi 70 juta di Asia Selatan sejak tahun 2000.
Meski 48 persen remaja sekolah di wilayah tersebut melaporkan bahwa sekolah mereka menyediakan layanan makanan, seperti kantin atau warung makanan ringan, kualitas makanan yang tersedia menjadi perhatian utama. Pilihan makanan yang tidak sehat, termasuk makanan ringan kemasan (61 persen), makanan cepat saji (55 persen), dan minuman manis (55 persen), dilaporkan sangat umum ditemukan.
Secara khusus, UNICEF menyebutkan bahwa pola itu sangat mencolok di Bangladesh.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa makanan kemasan dan cepat saji lebih banyak ditemukan daripada alternatif yang lebih sehat, seperti makanan yang baru dimasak, sayur-sayuran segar, dan buah-buahan segar.
Tren itu merupakan kontributor utama terhadap meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat terkait kelebihan berat badan dan obesitas pada anak.
Walau saat ini hanya 8 persen anak di Bangladesh yang mengalami kelebihan berat badan, mudahnya akses terhadap makanan tidak sehat di lingkungan kritis seperti sekolah menimbulkan risiko yang signifikan terhadap hasil kesehatan di masa mendatang.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal Semifinal Piala Italia: Inter Milan Jamu Como, Atalanta Kontra Lazio
-
Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026
-
Bupati Mahulu Optimistis Cetak Sawah 141 Hektare Rampung pada 2026.
-
Resmi Dibuka, DXI 2026 Perkuat Ekosistem Olahraga Petualangan
-
Taklukkan Persita 3-0, Persijap Lolos dari Ancaman Degradasi Usai
-
Ancaman Verstappen Hengkang Picu Kekhawatiran di Formula 1
-
ESDM bidik pengembangan tahap II PLTA Batang Toru sebesar 160 MW
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.