Phil Foden Yakin Kembali ke Performa Terbaik, Tren Cetak Gol Bangkitkan Kepercayaan Diri
Kamis, 05 Nov 2026, 00:05 WIBMANCHESTER â Phil Foden mulai menemukan kembali performa terbaiknya setelah melewati periode sulit bersama Manchester City. Rentetan kontribusi gol dalam beberapa pertandingan terakhir membuat gelandang serang timnas Inggris itu semakin percaya diri menjelang pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig, Kamis dini hari WIB.
Foden pernah menjadi salah satu pemain paling menonjol di Liga Inggris. Pada tahun 2024, dia meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League dan Pemain Terbaik versi Professional Footballers' Association (PFA) setelah mencetak total 27 gol di seluruh kompetisi, catatan terbaik sepanjang kariernya.
Namun, performanya sempat mengalami penurunan. Situasi tersebut bahkan membuat pemain berusia 26 tahun itu kehilangan tempat dalam skuad timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Kini, Foden berharap bisa kembali mencapai level permainan yang pernah mengantarkannya menjadi salah satu pemain terbaik di Inggris.
"Semoga saya bisa kembali ke level tersebut. Saya merasa sekarang mulai sedikit mendekatinya melalui penampilan-penampilan saya belakangan ini," ujar Foden, Selasa (4/11).
Kebangkitan Foden mulai terlihat setelah dia mencetak gol Premier League pertamanya musim ini ketika menghadapi Ipswich Town bulan lalu. Gol tersebut menjadi titik awal setelah dia harus menjalani hukuman larangan bermain akibat kartu merah dalam derbi Manchester.
Pemain jebolan akademi City itu kemudian tampil luar biasa di Liga Champions. Dia mencetak hattrick sekaligus menyumbangkan satu assist ketika Manchester City menghancurkan AEK Athens dengan kemenangan 5-1.
Foden mengakui masa istirahat setelah menerima kartu merah justru memberikan dampak positif terhadap kondisi mental dan kebugarannya.
"Saya mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dengan kartu merah saat melawan Manchester United. Namun, jeda tersebut ternyata bagus untuk saya. Ketika kembali bermain, pikiran saya terasa lebih segar dan kondisi saya juga lebih tajam," ujarnya.
Menurut Foden, keterlibatan dalam proses terciptanya gol memberikan pengaruh besar terhadap kepercayaan diri seorang pemain. Selain itu, kesempatan bermain secara reguler juga membantunya menemukan kembali ritme permainan.
"Terlibat dalam terciptanya gol memberikan banyak kepercayaan diri. Ketika Anda bermain secara reguler, perlahan-lahan Anda akan menemukan ritme dan kenyamanan dalam permainan," katanya.
Di tengah upayanya mengembalikan performa terbaik, masa depan Foden bersama timnas Inggris juga menjadi perhatian.
Sejak tidak masuk dalam skuad Piala Dunia 2026, dia mengaku belum melakukan pembicaraan dengan pelatih Inggris, Thomas Tuchel.
Meski demikian, Foden tidak ingin terlalu memikirkan peluang kembali memperkuat The Three Lions. Fokus utamanya saat ini adalah memberikan penampilan terbaik bersama Manchester City.
"Saya hanya berusaha berkonsentrasi pada permainan sendiri. Semoga suatu hari nanti kesempatan untuk kembali mendapatkan panggilan tim nasional akan datang," tutur Foden.
Bagi Manchester City, kembalinya ketajaman Foden menjadi kabar positif di tengah persaingan ketat Liga Champions dan Premier League.
Jika mampu mempertahankan konsistensinya, pemain yang pernah menjadi andalan utama City tersebut berpeluang kembali memainkan peran penting dalam ambisi klub meraih gelar musim ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bayern Versus Arsenal, Laga Para Juara
-
Gol Menit Akhir Bawa Timnas U15 Indonesia Imbang 1-1 Kontra Bangladesh
-
Menko Pangan: Pemerintah Salurkan Bantuan Beras kepada 33,2 Juta Penerima
-
Negara-Negara Teluk Siaga Tinggi Ancaman Houthi
-
Kerawangan Papua Tengah Cukup Tinggi, Pendekatan Tetap Utamakan Dialog
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.