Tim SAR Temukan Balita Korban Banjir Bandang di Nagekeo NTT

Kamis, 11 Sep 2025, 16:06 WIB

Kupang -- Tim SAR gabungan menemukan bocah 14 bulan, Achiles Agustinus Busa Jago, dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban banjir di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis. 

“Korban ditemukan sekitar dua kilometer dari rumahnya pada koordinat 8°52'55.26"S - 121°12'50.89"E dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur, dari Nagekeo, Kamis. 

Ket. Foto: Proses evakuasi korban banjir bandang di Nagekeo, Kamis (11/9). — Sumber: ANTARA/HO-SAR Maumere

Korban yang merupakan warga Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, selanjutnya dievakuasi menuju posko gabungan sebelum diserahkan kepada keluarga.

Dengan ditemukannya Achiles, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Nagekeo bertambah menjadi lima orang.

Sementara itu, hingga Kamis pukul 10.00 WITA, masih terdapat tiga korban lain yang belum ditemukan. 

Mereka adalah Mariano Tom Busa Jago (29) warga Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo; Sebastiana So’o (42) warga Desa Keliwatulewa; serta Desiderius Geraldi, bocah laki-laki berusia 14 bulan dari Desa Keliwatulewa.

Korban meninggal sebelumnya tercatat yakni Elgius Sopi Bela (35) warga Desa Sawu; Fancelina Meli Boa (60) warga Boawae; Maria Kondriani F. Nua, bayi enam bulan asal Desa Sawu; serta Agustinus Lena, warga Desa Lokalaba yang meninggal akibat syok berat.

Pencarian hari ketiga ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur dari Kansar Maumere, Unit Siaga SAR Ende, Batalyon Infanteri TP 834 Wakangamere, Polres Boawae, Kodim Ngada, Koramil Boawae, BPBD Kabupaten Nagekeo, dan TNI AL Kabupaten Ende.

Dukungan juga datang dari Babinsa Desa Sawu, Damkar Nagekeo, Satpol PP Boawae, Dinas Sosial, tenaga kesehatan Puskesmas Boawae dan Puskesmas Sawu, aparat desa, masyarakat, serta keluarga korban serta komunitas dari gereja.

“Total personel yang diterjunkan menjadi 219 orang,” ujar dia.

Bencana banjir bandang terjadi di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat hujan lebat dari pagi hari hingga petang pada Senin, 8 September 2025 yang menyebabkan sungai meluap dan banjir bandang.

Data dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT terdapat empat jembatan menuju ke sejumlah desa putus sehingga kurang lebih 18 desa terisolasi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Uji Coba Lawan Persita Jadi Pelajaran Berharga, PSS Sleman Siap Berbenah!

Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.