Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jateng Hidupkan Kembali Jogo Tonggo dan Siskamling

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jateng Hidupkan Kembali Jogo Tonggo dan Siskamling Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kepala daerah untuk mengaktifkan dan mengefektifkan kembali Jogo Tonggo dan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di wilayah masing-masing.

"Seluruh Jawa Tengah kita efektifkan kembali terkait dengan siskamling. Di Jawa Tengah sudah ada yang namanya Jogo tonggo, kita efektifkan kembali itu," katanya, di Semarang, Kamis (11/9).

Hal tersebut disampaikannya usai rapat koordinasi kondusivitas wilayah di Kantor Gubernur Jateng.

Arahan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 300.1/88/Setda/2025 tanggal 8 September 2025 yang menekankan pada peningkatan kewaspadaan dini di tingkat desa/kelurahan.

Selain itu, sekaligus menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 300.1.4/e.1/BAK pada 3 September 2025 yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.

Dalam surat itu, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya meningkatkan peran satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) dalam menjaga suasana kondusif penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di daerah.

Selain mengefektifkan kembali Jogo Tonggo dan siskamling atau pos ronda, sejumlah langkah juga dilakukan untuk menjaga wilayah tetap kondusif.

Di antaranya, pelaporan cepat terkait potensi gangguan trantibum melalui linmas Jateng, penguatan koordinasi antar anggota satlinmas secara intensif, bersinergi dengan TNI/Polri dan masyarakat.

"Kami melakukan kegiatan dengan beberapa karang taruna, siskamling, dan potensi masyarakat untuk menjaga suasana kondusif wilayah," katanya.

Ke depan, ia berharap Jateng yang selama ini dikenal dengan kerukunan warganya itu akan ditingkatkan sehingga keamanan investasi di wilayah tersebut berkembang.

Secara umum, wilayah Jateng terdiri atas 29 kabupaten dan enam kota, 576 kecamatan, serta 7.810 desa dan 753 kelurahan, sementara jumlah satlinmas Jateng per 22 Agustus 2025 sebanyak 254.004 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.