Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Kalteng Hadirkan Fitur Baru di Aplikasi Pena Kalteng untuk Pantau MBG

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Kalteng Hadirkan Fitur Baru di Aplikasi Pena Kalteng untuk Pantau MBG Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, memantau pelaksanaan MBG di SMAN 3 Palangka Raya pada Rabu (20/8/2025).

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berinovasi mengoptimalkan aplikasi PENA Kalteng dengan menghadirkan fitur baru yang berfungsi memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Melalui aplikasi PENA Kalteng, kini telah tersedia menu khusus yang dirancang untuk memantau pelaksanaan MBG program prioritas dari Presiden RI Prabowo Subianto," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, di Palangka Raya, Kamis (11/9).

‎Pihaknya juga telah menyosialisasikan ini kepada para kepala sekolah, bagaimana pengaplikasian fitur ini sehingga memungkinkan dilakukannya monitoring secara realtime, mulai dari status penerimaan MBG hingga menu yang disajikan dapur penyelenggara.

‎“Alhamdulillah, hari ini Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah sudah mengembangkan aplikasi PENA Kalteng. Saat ini sudah ada salah satu menu untuk program MBG," katanya.

Dia juga memberikan penjelasan melalui rekaman video dengan mendemonstrasikan fitur tersebut melalui layar TV interaktif kepada para kepala sekolah bagaimana penggunaan fitur tersebut, agar dapat mengoptimalkan pengawasan pelaksanaan kegiatan Makan Bergizi Gratis.

Reza menekankan peran penting dari setiap operator sekolah dalam memastikan data selalu diperbaharui.Dia menjelaskan apabila sekolah sudah menerima MBG, Disdik meminta operator untuk bisa di-approve atau menyetujui.

"Kalau warnanya hitam berarti belum menerima, sedangkan biru menunjukkan status sudah menerima,” tutur Reza.

‎Ia menambahkan, aplikasi ini juga menampilkan detail menu makanan, waktu penyajian, hingga jadwal pembagian. Badan Gizi Nasional (BGN) juga dapat mengakses langsung informasi tersebut sebagai bahan evaluasi.

Diharapkan penerapan ini mampu mewujudkan transparansi sekaligus kontrol mutu yang dapat lebih terjamin lagi.

‎"PENA Kalteng menjadi bukti komitmen Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dalam melakukan inovasi digital pendidikan. Ini terobosan pertama di Indonesia, kita yang pertama lagi. Provinsi lain belum ada. Kita patut berbangga dan berterima kasih kepada tim yang membangun aplikasi ini,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.