Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga OKU Diminta Siaga! BPBD: Musim Pancaroba Berpotensi Banjir dan Longsor

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga OKU Diminta Siaga! BPBD: Musim Pancaroba Berpotensi Banjir dan Longsor Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi meninjau debit Sungai Ogan, Rabu.

BATYRAJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim pancaroba. Pergantian musim ini berpotensi memicu banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah sepanjang Daerah Aliran Sungai Ogan.

"Karena musim pancaroba ini atau ketika pergantian musim kemarau ke penghujan biasanya berpotensi terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor," kata Kepala BPBD OKU, Januar Efendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi di Baturaja, Rabu.

Dia mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, termasuk di Kabupaten OKU.

Hal tersebut dikhawatirkan berdampak pada luapan Sungai Ogan hingga menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

"Apalagi, OKU salah satu kabupaten di Sumsel yang dipetakan rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor saat musim hujan," katanya.

Oleh sebab itu, masyarakat khususnya yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan untuk lebih waspada menghadapi potensi bencana alam supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebagai upaya penanggulangan, pihaknya mengaktifkan kembali posko di daerah rawan banjir agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Di setiap posko, kata dia, disiagakan personel yang siaga 1x24 jam untuk menanggulangi bencana alam sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.

BPBD OKU pun telah menyiapkan peralatan penanggulangan bencana seperti perahu karet untuk mengevakuasi korban jika banjir melanda wilayah setempat.

"Termasuk tenda darurat juga sudah kami siapkan untuk tempat pengungsian bagi korban bencana alam jika diperlukan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.