Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Luar Biasa, 10.000 Pelajar Tangerang Bersatu dalam Senam Massal, Cetak Rekor MURI

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Luar Biasa, 10.000 Pelajar Tangerang Bersatu dalam Senam Massal, Cetak Rekor MURI Doc: Antara
Ket. Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang (kiri) dan Ketua Bapopsi Kota Tangerang Helmiati (kanan) memegang piagam Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk kegiatan senam anak Indonesia hebat yang diikuti oleh 10 ribu pelajar pada 8 Agustus 2025.

Tangerang - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Banten menyebutkan kegiatan senam anak Indonesia hebat yang diikuti oleh 10 ribu pelajar pada 8 Agustus 2025 tercatat pada Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang di Tangerang, Rabu (10/9), mengatakan rekor ini merupakan kolaborasi bersama seluruh pihak terkait sehingga senam dapat dilakukan dengan lancar dan tercatat dalam Rekor MURI.

"Semua ini tidak dapat terjadi tanpa kolaborasi seluruh pihak terkait. Semoga dengan Rekor MURI ini menambah spirit anak-anak dan pemuda Kota Tangerang untuk berolahraga. Sehingga, menjadi anak dan pemuda yang sehat bugar, gembira dan sukses menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) telah menggelar Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti oleh 10 ribu pelajar di Stadion Benteng Reborn.

Ia melanjutkan, SDM yang sehat merupakan salah satu modal utama pembangunan untuk dapat membangun bangsa yang berkelanjutan. Maka, salah satunya ditempuh melalui generasi yang sehat dengan olahraga secara rutin.

"Sesuai dengan rencana strategis Dispora, kami akan terus mendorong berbagai kegiatan olahraga melalui kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga internasional serta aktivitas olahraga lainnya untuk mewujudkan Kota Tangerang menjadi kota olahraga atau sport city," lanjutnya.

Ketua Bapopsi Kota Tangerang Helmiati menuturkan Piagam Rekor MURI ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kota Tangerang. Khususnya, bagi para pelajar dan instruktur yang terlibat dalam pelaksanaan senam.

"Tentu Piagam Rekor MURI ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang. Terlebih, bagi para pelajar dan juga instruktur yang telah berlatih selama tiga bulan untuk memastikan senam berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan, senam tersebut juga dapat menumbuhkan kebiasaan baik bagi seluruh pelajar di Kota Tangerang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.