Isak Ungkap Alasan di Balik Kepindahannya ke Liverpool

Rabu, 10 Sep 2025, 08:59 WIB

LIVERPOOL, INGGRIS – Alexander Isak akhirnya buka suara mengenai kepindahannya yang memecahkan rekor transfer Liga Inggris senilai 125 juta pound (sekitar 2,7 triliun rupiah) dari Newcastle United ke Liverpool. Striker asal Swedia itu menegaskan, masih banyak hal yang belum diketahui publik terkait proses hengkangnya dari St. James’ Park.

Isak menjalani laga pertamanya musim ini saat memperkuat Swedia yang kalah 0-2 dari Kosovo di Kualifikasi Piala Dunia, Senin (8/9). Sebelumnya, ia sama sekali tak diturunkan Newcastle dalam tiga pekan awal liga sebelum resmi mendarat di Anfield padatanggal 1 September.

Ket. Foto: Alexander Isak — Sumber: AFP

Keinginannya untuk pindah sudah dipublikasikan sejak Agustus lalu melalui unggahan media sosial, di mana ia menuding manajemen Newcastle mengingkari janji. Pernyataan itu memicu gelombang reaksi keras dari suporter The Magpies. Dari sosok pahlawan, Isak berubah menjadi sasaran chant bernada hinaan di awal musim.

Ironisnya, hanya beberapa bulan sebelumnya, Isak menjadi penentu sejarah ketika mencetak gol kemenangan di final Piala Liga kontra Liverpool. Gol tersebut menghadirkan trofi domestik pertama Newcastle dalam tujuh dekade terakhir.

“Jelas tidak semua orang mengetahui gambaran penuh, tapi itu cerita untuk lain waktu," ujar Isak kepada media Swedia. "Itu bagian dari sepak bola. Saya tidak bisa mengontrol semua komentar atau pemberitaan, tapi saya senang bisa menjadi pemain Liverpool. Itu yang saya inginkan, dan saya bangga dengan itu."

Ia melanjutkan, "Ada banyak hal yang bisa dibicarakan, bahkan bisa panjang sekali. Namun bagi saya ini pengalaman yang sangat berharga. Saya puas dengan hasil akhirnya, dan bangga mengenakan seragam Liverpool."

Isak dijadwalkan bergabung latihan dengan skuad barunya pekan ini. Penyerang berusia 25 tahun itu berpeluang melakukan debut saat Liverpool bertandang ke markas Burnley pada hari Minggu mendatang.

Sementara itu, The Reds telah memulai musim dengan sempurna. Liverpool menjadi satu-satunya tim yang mampu meraih tiga kemenangan beruntun di awal Liga Inggris, meski tanpa kontribusi Isak.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.