Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontroversi Bayangi Bintang Sprint AS, Sha’Carri Richardson

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 08:53 WIB | Oleh:
Kontroversi Bayangi Bintang Sprint AS, Sha’Carri Richardson Doc: AFP
Ket. Sha’Carri Richardson

PARIS, PRANCIS – Bakat Sha’Carri Richardson tak terbantahkan. Gelar juara dunia nomorlari 100 meter yang diraihnya pada tahun 2023 menjadi bukti nyata kecepatan luar biasa sprinter Amerika Serikat itu. Namun, di luar lintasan, ia kerap menjadi sorotan lantaran berbagai kontroversi yang mengiringinya.

Atlet berusia 25 tahun tersebut kembali menjadi tajuk utama, bukan karena catatan waktunya, melainkan peristiwa di luar arena. Pada tahun 2021, ia gagal tampil di Olimpiade Tokyo setelah dinyatakan positif menggunakan mariyuana seusai memenangi uji coba nasional Amerika.

Kini, menjelang upaya mempertahankan gelar juara dunia di Tokyo, Richardson kembali diterpa masalah. Ia sempat menghabiskan satu malam di penjara usai ditangkap karena dugaan kekerasan dalam rumah tangga terhadap pacarnya, sesama pelari Christian Coleman, di sebuah bandara sebelum uji coba nasional AS, Agustus lalu.

Richardson mundur dari nomor 100 meter pada ajang seleksi tersebut dan gagal mencapai final di nomor 200 meter. Meski demikian, posisinya di tim tetap aman sebagai juara bertahan. Namun, dengan catatan terbaik musim ini hanya 11,05 detik, peluangnya untuk bersaing dengan favorit juara terbilang tipis.

Coleman, yang juga akan tampil di Jepang bersama tim estafet putra, menolak mengajukan tuntutan dan bahkan membela Richardson.

“Dia memang punya hal-hal yang harus diperbaiki untuk dirinya sendiri. Begitu juga saya, Anda, dan semua orang,” ujar Coleman kepada AFP.

Richardson kemudian meminta maaf dan mengaku sedang menjalani proses perbaikan diri. “Aku menggunakan waktu ini bukan hanya untuk mengenal diriku, tetapi juga mendapatkan bantuan yang akan mencerminkan siapa diriku sebenarnya di hati dan jiwaku,” kata Richardson.

Kisah hidup Richardson berbanding terbalik dengan rekan senegaranya, juara Olimpiade 200 meter Gabby Thomas. Thomas dikenal berpenampilan rapi, lulusan Harvard, dan dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang kini menjadi profesor.

Sebaliknya, Richardson tumbuh bersama neneknya, Betty Harp, dan seorang bibi. Ia pernah mengaku merindukan kasih sayang ibu kandungnya yang hilang dari kehidupannya. Dalam permintaan maafnya kepada Coleman, Richardson menyebut, “Karena trauma dan rasa sakit di masa lalu, aku buta dan tertutup, bukan hanya untuk menerima cinta tanpa syarat, tapi juga memberikannya.”

Dalam sebuah video pada tahun 2023, ia menuturkan betapa absennya sang ibu meninggalkan luka mendalam.

“Dia seharusnya jadi duniaku, tapi ketika dia tak ada, aku sering bertanya, ‘Kenapa aku di sini?’ Itu membuatku masuk ke tempat yang sangat gelap. Saat SMA, aku bahkan pernah mencoba bunuh diri,” ungkapnya.

Richardson dikenal dengan gaya nyentrik: kuku panjang berwarna-warni dan tato di tangan. Namun, sifatnya yang blak-blakan juga sering memicu perselisihan. Salah satunya saat hubungannya dengan hurdler asal Jamaika, Janeek Brown, berakhir dengan saling tuduh melakukan kekerasan mental, fisik, dan verbal.

Brown menilai keterbukaan Richardson soal hubungan mereka dilakukan dengan “niat buruk dan penuh perhitungan.” Padahal sebelumnya, Richardson sempat menunjukkan dukungan dengan mengenakan warna LGBTQ+ setelah menjuarai 100 meter pada uji coba nasional 2021.

Meski sering menuai kontroversi, Richardson tetap memiliki banyak pengagum karena keberaniannya tampil apa adanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.