IHSG Anjlok Usai Reshuffle Kabinet, Airlangga: Hanya Sementara!
Selasa, 09 Sep 2025, 20:34 WIBJAKARTA -Â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah usai perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pelemahan ini hanya bersifat sementara, sementara Menkeu baru Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pasar segera pulih.
"Ini kan temporary. Kita lihat situasi yang berkembang," kata Airlangga menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa, selepas mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Airlangga mengajak publik mengikuti situasi yang berkembang. Dia pun meyakini fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. "Tentu kita lihat lagi nanti ke depannya," kata Airlangga.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup melemah saat penutupan pasar Selasa sore, setelah pada pagi harinya juga dibuka melemah. IHSG ditutup melemah 138,24 poin atau 1,78 persen ke posisi 7.628,61. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,66 poin atau 1,74 persen ke posisi 769,93.
Sementara itu saat pasar dibuka, IHSG juga masih menempati zona merah, setelah sehari sebelumnya (8/9) juga ditutup melemah.
Sentimen negatif pasar itu bermula sejak Presiden Prabowo Subianto melantik menteri keuangan (menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa, menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Senin sore.
Selepas dilantik, Purbaya menilai sentimen pasar yang negatif itu biasa terjadi. Namun, dia meyakinkan publik dirinya telah cukup berpengalaman menghadapi situasi semacam itu.
"IHSG anjlok biasa, mungkin (investor, red.) takut, tetapi kan saya lama di pasar, saya 15 tahun lebih di pasar. Jadi, saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi," kata Purbaya merespons pertanyaan mengenai IHSG yang anjlok saat penutupan pasar sore ini saat dia ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin.
Purbaya kemudian mengungkap optimismenya dalam waktu seminggu sampai dua minggu ke depan IHSG bakal rebound kembali ke zona hijau. "Dalam seminggu, 2 minggu pasti akan balik," ujar Purbaya.
Dalam kesempatan terpisah, Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa, menilai respons pasar yang masih negatif itu karena mereka masih menantikan kebijakan Menkeu Purbaya.
"Pelaku pasar menantikan langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait arah kebijakan fiskal yang berkualitas, agar kebijakan berjalan secara konsisten dan kualitas sinergi komunikasi dengan otoritas kebijakan moneter, sehingga dapat mempertahankan kepercayaan pasar," demikian isi kajian dari Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas.
- reshuffle kabinet
- ihsg
- kabinet merah putih
- indeks harga saham gabungan
- airlangga hartarto
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
5.724 Rumah Warga Gorontalo Diverifikasi untuk Homestay PENAS KTNA XVII 2026
-
BBM Kuba Langka, Rusia Tuding Tekanan AS Perparah Krisis
-
Purbaya: Pertukaran Wamenkeu dengan Deputi Tak Akan Ganggu Independensi BI
-
MBG Serap Dana Jumbo, Airlangga Prediksi Realisasi Rp60 Triliun
-
DPRD Jabar Dorong Pemekaran Desa, Serapan Dana Desa Diyakini Makin Optimal
-
Tanpa Integrasi Tata Ruang dan Perluasan Transportasi Umum, Kemacetan di Jakarta Sulit Diurai
-
RUU Perampasan Aset Harus Lindungi Hak Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.