Bupati Jepara: Jadwal Sekolah Rakyat di Jepara Menunggu Instruksi Kemensos
Selasa, 09 Sep 2025, 21:18 WIBJEPARA â Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan pengoperasian Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih menunggu instruksi dari Kementerian Sosial, meskipun saat ini terdapat 75 calon siswa yang nantinya mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Kami tinggal menunggu jadwal dari Kementerian Sosial. Antusiasme anak-anak dan orang tua sungguh luar biasa. Mudah-mudahan segera berjalan sehingga semakin banyak anak di Jepara yang mendapat kesempatan belajar yang berkualitas di Sekolah Rakyat," ujarnya di Jepara, Selasa (09/9).
Ia menambahkan perhatian tidak hanya tertuju pada siswa, tetapi juga orang tua.
"Kami juga melihat usaha dan kebutuhan keluarga mereka. Jadi tidak hanya anaknya saja yang dipikirkan, tetapi juga bagaimana membantu orang tua agar perekonomian keluarganya ikut meningkat," ujarnya.
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi tonggak baru bagi Jepara dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Bupati Jepara tercatat beberapa kali mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat rintisan. Sedangkan hari ini (9/9) mengunjungi rumah Aprilia dan Alika yang merupakan kakak beradik yang tinggal bersama kedua orang tuanya di Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji, Jepara dengan keterbatasan ekonomi keluarga.
Aprilia mengaku tidak sabar untuk bisa sekolah, karena nantinya bakal memiliki banyak teman baru dan mendapatkan pengetahuan lebih banyak lagi.
"Cita-cita saya ingin menjadi guru kalau sudah besar," ujarnya.
Kebahagiaan April dan Alika juga dirasakan oleh kedua orang tuanya, Anik Solekhah dan Joko Susanto.
Anik Solekhah mengaku sangat bersyukur karena dua anaknya terpilih menjadi siswa SR di Jepara karena sangat membantu sekali.
Sehari-hari Anik Solekhah dan keluarganya tinggal di rumah yang lantainya masih berupa tanah merah. Dinding rumah terbuat dari kayu papan dan beberapa bagian dinding terlihat berlubang dan hanya ditambal kain atau bekas asbes.
Penghasilan keluarga tersebut hanya ditopang oleh Joko Susanto yang sehari-hari beraktivitas sebagai tukang rosok barang bekas.
- Kemensos
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jackie, Si Elang Botak yang Viral Mati Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Kejuaraan paralayang internasional di Kabupaten Sumedang
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
Era Suku Bunga Tinggi AS Jadi Ujian Ketahanan Kebijakan Ekonomi Nasional
-
Siaga Kabut Asap Karhutla, BULOG Jamin Stok Beras Aman dan Buka Jalur Bantuan Untuk Kalimantan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.