Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Lampung Upayakan 15 Desa Adat jadi Destinasi Wisata Budaya

📅 Senin, 08 Sep 2025, 16:11 WIB | Oleh:
Gubernur Lampung Upayakan 15 Desa Adat jadi Destinasi Wisata Budaya Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Arsip - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat pelantikan sebagai kepala daerah mengenakan pakaian adat serta menjalankan adat Lampung sebagai upaya pelestarian adat daerah.

Bandarlampung -- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pemerintah daerah tengah mengupayakan 15 desa adat di wilayah itu menjadi destinasi wisata budaya.

"Pemerintah daerah terus berupaya melestarikan budaya Lampung dengan berbagai program yang sejalan dengan pelestarian budaya," ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan pihaknya tengah mengupayakan pengembangan 15 desa adat sebagai destinasi wisata budaya sebagai bentuk pelestarian budaya Lampung.

"Selain itu dalam pelestarian budaya telah dilaksanakan juga berbagai program seperti Gerakan Kamis Berbahasa Lampung, serta kewajiban hotel menampilkan lagu dan kuliner Lampung," katanya.

Dia menjelaskan langkah tersebut tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM berbasis budaya lokal.

"Budaya adalah identitas Lampung. Kita ingin wisatawan tidak hanya mengenal pantai, tetapi juga bisa mengenal adat, bahasa, dan seni membuat Tapis yang lahir dari tangan-tangan perempuan Lampung," ucap dia.

Menurut dia, budaya daerah menjadi salah satu kekayaan yang harus terus dilestarikan oleh semua pihak.

Sebelumnya diketahui dalam upaya mempertahankan serta melestarikan budaya Lampung, pemerintah daerah beserta berbagai pihak juga telah melakukan berbagai kegiatan seperti upaya pelestarian manuskrip kuno Lampung dengan melakukan digitalisasi naskah.

Kemudian mengembangkan kamus Bahasa Lampung digital, hingga meningkatkan pembelajaran Bahasa Lampung sebagai muatan lokal pembelajaran untuk menambah jumlah penutur Bahasa Lampung.

Dari sisi kepariwisataan pemerintah daerah pun tetap melestarikan budaya asli daerah dengan kegiatan pariwisata salah satunya dengan memasukkan beberapa kegiatan seperti Festival Budaya Sekala Bekhak masuk dalam kalender even daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.