Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalteng Pacu Program Cetak Sawah Wujudkan Ketahanan Pangan

📅 Senin, 08 Sep 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Gubernur Kalteng Pacu Program Cetak Sawah Wujudkan Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/HO-Diskominfosantik Kalteng
Ket. Arsip Foto - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara simbolis memberikan bantuan alsintan kepada petani di Kapuas, belum lama ini.

Palangka Raya -- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran terus memacu pelaksanaan program cetak sawah di wilayah provinsi setempat, untuk mendukung sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang merupakan salah satu Astacita Presiden Prabowo Subianto.

"Mewujudkan swasembada pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, kita harus bergerak cepat dan kompak. Perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan harus dilaksanakan penuh komitmen dan sinergi,” kata Gubernur Kalteng, di Palangka Raya, Senin.

Adapun target program cetak sawah di wilayah setempat seluas 85.740 hektare, dengan perkembangan lahan yang telah dikontrakkan mencapai 67.149 hektare. Sementara untuk program kegiatan optimalisasi lahan atau oplah ditargetkan seluas 6.482 hektare pada 2025.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng menyampaikan pelaksanaan cetak sawah di provinsi ini, di antaranya meliputi Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur (Kotim), dan beberapa lainnya.

Sementara itu sampai saat ini perkembangan di lapangan di antaranya land clearing (pembersihan lahan) dan land leveling (perataan lahan) kurang lebih sudah sekitar 20 ribu hektare, serta olah tanah berkisar tiga ribuan hektare dan ini terus berproses serta mengalami perkembangan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung target nasional tersebut, Pemprov Kalteng juga telah membentuk Tim Monitoring Percepatan Cetak Sawah dan Optimasi Lahan yang dipimpin Wakil Gubernur.

Tim ini menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terkait, baik dari unsur pemerintah, TNI/Polri, kejaksaan, hingga pelaku usaha dan petani.

Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana menambahkan, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran sangat fokus di sini, sehingga dukungan provinsi juga terus diberikan, baik dalam penyiapan ataupun melengkapi kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan), brigade pangan serta lainnya.

Dia menjelaskan, melalui program nasional cetak sawah ini diharapkan luas baku sawah di wilayah setempat bertambah.

"Itu bisa dibayangkan berapa ton gabah ketika sudah melakukan produksi di lokasi-lokasi tersebut. Varietas lokal saja seperti Siam yang kebanyakan dipakai petani di Kapuas dan Pulang Pisau, rata-rata per hektare menghasilkan antara 5-6 ton," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.