Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SISSCa: Strategi Kemenparekraf Bawa Budaya Nusantara ke Kancah Global

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
SISSCa: Strategi Kemenparekraf Bawa Budaya Nusantara ke Kancah Global Doc: Antara
Ket. Peserta mengikuti parade Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (Sissca) di Sawahlunto, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.

Kota Sawahlunto - Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Erwita Dianti mengatakan event Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) bukan hanya sekadar kegiatan selebrasi namun upaya mengenalkan budaya Nusantara ke kancah internasional.

"Penyelenggaraan SISSCa bukanlah sebuah selebrasi semata melainkan upaya untuk melestarikan dan mengenalkan warisan budaya kita kepada masyarakat domestik maupun internasional," kata Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar Erwita Dianti di Kota Sawahlunto, Sabtu (6/9) malam.

Sebagai salah satu dari 110 Kharisma Event Nusantara atau KEN yang tercatat dalam agenda Kemenpar, Erwita menyakini event SISSCa dapat mengenalkan Indonesia khususnya Kota Sawahlunto ke kancah internasional. Apalagi "Kota Arang" kaya akan potensi sejarah, alam, budaya hingga gastronomi.

Kemudian, lanjut dia, yang tidak kalah penting ialah keberadaan Songket Silungkang yang sudah dikenal di pasar nasional hingga mancanegara. Hal ini semakin menambah dan menguatkan Kota Sawahlunto sebagai kota yang berpengaruh di dunia hingga ditetapkan sebagai warisan dunia oleh Unesco pada 2019.

"Event SISSCa ini sekaligus upaya untuk menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan penyelenggaraan SISSCa 2025 merupakan yang Ke-11. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan atau parade karnaval saja, melainkan sebuah bentuk penghargaan tertinggi terhadap warisan budaya nenek moyang yang tidak ternilai harganya yaitu kain songket.

"Songket dengan setiap benangnya yang terjalin adalah cerminan dari identitas sejarah dan keindahan, setiap motifnya memiliki makna filosofis yang mendalam," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.