Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KEK Industropolis Batang Siap Ngebut, PLN Jadi Tulang Punggung Energi

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
KEK Industropolis Batang Siap Ngebut, PLN Jadi Tulang Punggung Energi Doc: Antara.
Ket.  Ilustrasi - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

BATANG – Layanan kelistrikan yang andal, efisien, dan terintegrasi menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.

Ketersediaan energi yang stabil bukan hanya mendukung kelancaran aktivitas industri, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam menarik investasi baru.

Efisiensi distribusi dan integrasi sistem kelistrikan memungkinkan biaya produksi lebih kompetitif, sementara keandalan pasokan memastikan kontinuitas operasional tanpa gangguan.

Dengan dukungan infrastruktur energi yang kuat, KEK Industropolis Batang berpotensi tumbuh sebagai pusat industri modern yang berdaya saing tinggi sekaligus motor penggerak ekonomi daerah dan nasional.

PT PLN (Persero) Unit Induk (UID) Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen dalam menyediakan layanan kelistrikan yang andal, efisien, dan terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.

General Manajer PLN UID Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi di Batang, Jateng, Minggu (7/9), mengatakan bahwa pihaknya kini melayani 53 pelanggan industri dengan total daya tersambung sebesar 112,3 MVA dan mencatat penjualan listrik kumulatif hingga 2025 sebesar 104,39 GWh.

"Pertumbuhan ini merupakan sinyal kuat bahwa Kabupaten Batang menjadi pusat gravitasi industri baru. PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik tetapi sebagai mitra strategis bagi pertumbuhan industri nasional," katanya.

Menurut dia, beban puncak per Juli 2025 tercatat 39,2 MVA, tumbuh 109,46 persen (YoY) dengan pertumbuhan konsumsi listrik mencapai 163,88 persen.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, kata dia, pihaknya membangun infrastruktur kelistrikan strategis termasuk Gardu Induk Kawasan Industri Terpadu Batang 2 60 MVA yang progresnya telah mencapai 75,03 persen dan SUTT 150 kV dengan progres 85,38 persen, serta target operasi penuh pada September 2025.

Ia mengatakan potensi daya sistem ini diproyeksikan mencapai 170,5 MVA pada 2025 dan 470,6 MVA pada 2028.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengoperasikan tiga unit gardu hubung (GH) dan menyediakan enam feeder utama, serta dua feeder cadangan yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan Ungaran dan Pemalang untuk menjamin pasokan stabil dan berlapis bagi industri.

Direktur PT Samator Indo Gas Budi Susanto mengatakan selama ini pasokan listrik dari PLN sudah andal dan stabil sehingga hal ini menjadi faktor penting bagi keberlangsungan proses produksi yang tidak boleh terganggu untuk dapat melayani kustomer dengan lebih baik lagi.

"Kami mengapresiasi kinerja PLN yang terus menjaga keandalan ini dan berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.