Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulihkan Usaha Rakyat, Papua Salurkan 24 Ekor Babi ke Peternak Sentani

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulihkan Usaha Rakyat, Papua Salurkan 24 Ekor Babi ke Peternak Sentani Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Matheus Koibur menyerahkan bantuan 24 ekor bibit ternak babi, bagi kelompok peternak di Kampung Ayapo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, pada Jumat 5/9/2025.

Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua memberikan bantuan 24 ekor ternak babi kepada kelompok peternak di Kampung Ayapo Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, guna memulihkan usaha peternakan rakyat setelah wabah demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Matheus Koibur kepada ANTARA usai menyerahkan bantuan bibit ternak babi dan 650 kilogram pakan ternak di Kampung Ayapo, Jumat, mengatakan khusus di Kabupaten Jayapura yang menerima bantuan ini yakni Kampung Ayapo dan Kampung Nolokla.

"Prioritas bantuan tahun ini di Kabupaten Jayapura kami fokuskan ke dua kampung ini, total ada 48 ekor ternak babi dan masing-masing kampung menerima 24 ekor. Kedua lokasi ini yang terdampak ASF sehingga ternak mereka terpaksa dimusnahkan pada 2024," katanya.

Menurut Matheus, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan melalui seleksi calon lokasi dan peternak, disertai pendampingan teknis oleh dinas pada tingkat kabupaten, melalui skema ini diharapkan memperkuat kemandirian kelompok dalam mengelola ternak.

"Bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) senilai Rp250 juta untuk kedua kampung ini. Kami berharap dapat membantu memulihkan ekonomi masyarakat serta menjadi awal pengembangan usaha ternak babi di tingkat kampung," ujarnya.

Ketua Kelompok Peternak Ayapo Kristian Evert Ehaa menjelaskan kelompoknya telah berdiri sejak 2003.

Ia menyambut baik perhatian pemerintah, terutama setelah kelompoknya kehilangan seluruh ternak akibat wabah ASF tahun 2024.

"Bantuan 24 ekor babi dan pakan ini sangat berarti sekali bagi kami. Walaupun pakan hanya stimulan, kelompok kami siap melanjutkan pengadaan secara mandiri agar usaha tetap berkelanjutan," katanya.

Dia menambahkan anggota kelompoknya ada 24 orang dan masing-masing menerima satu ekor ternak babi, pihaknya selama ini telah mendapat pembinaan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, termasuk mengenai pencegahan penyakit pihaknya selalu mendapat pendampingan langsung dari dokter hewan dari dinas tersebut.

"Kami berkomitmen memelihara babi dengan baik, sehingga ke depan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah. Harapan kami usaha ini bisa menopang ekonomi keluarga dan generasi muda di kampung," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Kebakaran Dua Rumah di Caku...
Luar Negeri
Ukraina Beri Sinyal Hentika...
Luar Negeri
Turki Ingin Laut Hitam Aman...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.