Polisi Bongkar Dalang Ricuh Bandung, 8 Provokator Pembakar Wisma MPR Ditangkap
Kamis, 04 Sep 2025, 17:05 WIBBANDUNG -Â Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap delapan provokator dalam aksi ricuh di Bandung yang berujung pembakaran Wisma Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung pada Jumat (29/8). Mereka tak hanya menyebarkan konten provokatif di media sosial, tetapi juga terlibat langsung melempar ribuan molotov dan mengorganisir aksi anarkis. Penyidik kini menelusuri jejak digital untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut kedelapan tersangka ini tidak hanya menyebarkan konten provokatif melalui media sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi anarkis dengan membakar Wisma MPR.
âAda seorang perempuan yang mendapat bagian untuk menjadi pemosting, sementara rekan-rekannya memberikan tutorial pembuatan molotov. Dari sinilah ditemukan dua molotov yang diduga berbahaya,â kata Hendra di Bandung, Kamis.
Hendra menegaskan para tersangka datang tidak melakukan orasi penyampaian pendapat, melainkan cenderung berujung pada perusakan fasilitas umum.
Menurut dia, aksi unjuk rasa yang terjadi pada 29 hingga 31 Agustus 2025 tersebut diikuti pelemparan batu, kayu, hingga molotov ke arah petugas.
âRibuan molotov dari botol miras dan benda besi lainnya mereka lemparkan ke petugas. Banyak fasilitas umum serta kendaraan roda dua yang terparkir pun dibakar,â ujarnya.
Direktur Ditreskrimsiber Polda Jabar Kombes Pol Resza Ramadiansah mengungkapkan, para pelaku menyebarkan konten provokatif melalui media sosial sehingga berujung kericuhan.
âMereka memosting kalimat provokatif yang menimbulkan rasa permusuhan terhadap aparat, hingga berita bohong terkait penembakan aparat dengan peluru karet,â ujarnya.
Ia menambahkan kelompok ini juga membuat donasi yang disebar lewat media sosial dengan mencantumkan nomor rekening untuk membiayai aksi mereka.
Polisi menduga aktivitas tersebut sudah terencana serta pihaknya juga turut menemukan atribut dan bendera yang digunakan saat unjuk rasa di kos-kosan para tersangka.
âPenyidikan masih berlanjut. Kami mendalami apakah ada keterhubungan dengan kelompok lain di daerah berbeda, termasuk menelusuri jejak digital untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,â kata Resza.
- provokator
- demo mahasiswa
- demo dpr
- aksi ricuh
- bandung
- wisma mpr
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Awas Bahaya Mencekam, Cuaca Panas Ekstrem Terjang Gorontalo, Polda Larang Keras Bakar Lahan
-
35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Siapkan Konser Spektakuler Bersama Solois Internasional dan 200 Penyanyi
-
Antisipasi Asap Karhutla, Polda Kalteng Distribusikan Masker dan Vitamin di Palangka Raya
-
Indonesia Taklukkan Kamboja 5-1 Berkat Tiga Gol Mitchell
-
Sikat Kamboja 5-1, Kenapa Posisi Timnas Indonesia Masih Tertahan di Peringkat Ke-3?
-
Aksi Demo Mahasiswa di Bundaran HI Ajukan 8 Tuntutan
-
Penjara-penjara di Bangka Belitung Diobrak-abrik Puluhan Petugas, Ada Apa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.