• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Buka Lapangan Kerja, Anggo...

Buka Lapangan Kerja, Anggota Dewan Minta Kemenpar Perbanyak Poltekpar

Rabu, 03 Sep 2025, 17:58 WIB

JAKARTA - Komisi VII DPR meminta Kementerian Pariwisata memperbanyak keberadaan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) agar bisa membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak di Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

"Kami sangat mendukung untuk peningkatan politeknik untuk peningkatan, karena kita bicara sumber daya manusia. Saya kemarin sudah dicecar habis soal pernyataan saya tentang lapangan pekerjaan, ini salah satu yang kita butuhkan Ibu Menteri," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati dalam Rapat Kerja Dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Pariwisata di Jakarta, Rabu (3/9).

Ket. Foto: Tangkapan layar Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati memitna Kementerian Pariwisata memperbanyak politeknik dalam Rapat Kerja Dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Pariwisata di Jakarta, Rabu (3/9). — Sumber: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Kader Gerindra itu mengatakan bahwa pariwisata Indonesia memiliki keunggulan dari negara lain dalam segi keramahan. Masyarakat pun terbuka pada kedatangan wisatawan serta anak-anak muda yang mau bekerja di sektor pariwisata.

Namun, ia menyayangkan bahwa politeknik yang tersedia sebagai tempat belajar dan meningkatkan kompetisi masih minim. Hal lain yang disesalkannya yakni Kementerian Pariwisata tidak mengajukan penambahan anggaran, sedangkan potensi untuk memperkuat sektor pariwisata di Indonesia sangat besar.

"Kalau misalkan politekniknya kita kurang, tidak ada kursinya, istilahnya, untuk mereka bisa mengisi. Ini kan persoalannya di Indonesia lapangan pekerjaannya kurang dan salah satu yang bisa kita lakukan adalah peningkatan," ujar Rahayu.

Ia meminta agar Kementerian Pariwisata belajar dari kasus di Jerman serta Jepang. Kebutuhan lapangan pekerjaan di Jerman ke depannya diperkirakan menyentuh 2,5 juta.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Jepang yang mana pekerjanya lebih banyak berasal dari negara asing dibanding masyarakat lokal akibat kurangnya sumber daya manusia.

Menurutnya, pencari kerja di Indonesia dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk mendapatkan pekerjaan. Sehingga baik kemampuan berbahasa serta kualitas pekerja harus ditingkatkan.

"Jepang juga sama, karena mereka kekurangan SDM, Indonesia sangat bisa untuk mengisi kekurangan itu. Tapi memang kita perlu untuk mendukung Kementerian Pariwisata untuk menghadirkan politeknik yang lebih besar lagi," kata dial

Anggota Komisi VII DPR dari fraksi Nasdem, Rico Sia, meminta agar Kementerian Pariwisata dapat menambah politeknik dengan pertimbangan banyak daerah seperti Papua yang memiliki destinasi wisata indah dan dapat menarik kunjungan wisatawan, kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Harapan kami politeknik bukan lagi kami yang di Papua ini harus ke Sulawesi ataupun ke Bali, tapi bisa dibangun politeknik di sana (Papua), mengingat kebutuhan-kebutuhan daerah kami yang cukup besar untuk kepariwisataan ini," kata Rico. Ant

  • Kemenpar

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.