Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram Segera Patenkan Program Kopling Dekatkan Layanan

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Mataram Segera Patenkan Program Kopling Dekatkan Layanan Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan Kolaborasi Operasi Pasar Keliling (Kopling) yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan sejumlah mitra, Minggu (12/1-2025).

MATARAM – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera mematenkan program Kolaborasi Operasi Pasar Keliling (Kopling), sebagai upaya mendekatkan layanan serta  mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok melalui kelurahan.

Kepala bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting), Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, di Mataram, Selasa (02/9), mengatakan program Kopling tersebut sudah dilaksanakan hampir dua tahun.

"Dari evaluasi kami, program Kopling dinilai mampu membantu masyarakat mendapatkan harga murah dan bisa  menjangkau kelurahan padat penduduk yang selama ini belum terlayani maksimal," katanya.

Dasar itulah, Pemerintah Kota Mataram segera mematenkan program tersebut sebab saat ini sudah banyak kabupaten/kota lainnya yang ingin mengadopsi program Kopling.

Sebenarnya, kata Sri, minggu ini program Kopling sudah resmi dipatenkan tapi karena kondisi dan situasi tidak memungkinkan, kegiatan tersebut terpaksa diundur.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan semoga minggu depan tidak ada halangan untuk mematenkan program Kopling," katanya.

Kegiatan mematenkan program Kopling itu, akan dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah pihak terkait seperti Bank Indonesia, Bulog, distributor, dan lainnya.

Dalam pelaksananya, kata Sri, program Kopling digelar ketika terjadi kenaikan terhadap kebutuhan pokok dan penting. Seperti cabai, bawang, tomat, beras, telur, gula, minyak dan lainnya.

Disdag Kota Mataram akan berkolaborasi dengan pihak terkait misalnya Bank Indonesia, Bulog, Dinas Pertanian, distributor, dan pihak terkait lainnya untuk melibatkan binaan-binaan mereka dalam Kopling.

Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan harga kebutuhan tersebut lebih murah dibandingkan harga pasar, selain itu Kopling juga mendekatkan layanan ke masyarakat.

Jumlah peserta Kopling, juga lebih sedikit dibandingkan dengan Pasar Rakyat yang melibatkan hingga 35 distributor, sehingga hanya bisa dilaksanakan pada kelurahan yang memiliki halaman luas.

"Kalau Kopling, Insya Allah kelurahan-kelurahan padat penduduk yang tidak punya lahan luas bisa kami jangkau," katanya.

Terkait dengan itu, lanjut Sri, ketiak program Kopling sudah dipatenkan, pihak kelurahan bisa kapan saja meminta adanya kegiatan Kopling di kelurahan masing-masing untuk mendekatkan dan membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok di bawah harga pasar.

"Rata-rata selisih harga di Kopling dengan di pasar bisa mencapai Rp1.000 hingga Rp5.000," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.