Xi Jinping ke Modi: 'Naga' Tiongkok dan 'Gajah' India Harus Berteman

Senin, 01 Sep 2025, 09:23 WIB

TIANJIN - Dua negara terpadat di dunia perlu berteman, kata Presiden Tiongkok Xi Jinping kepada Perdana Menteri India Narendra Modi yang sedang berkunjung pada hari Minggu (31/8).

Dalam pertemuan di sela-sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di kota Tianjin, Tiongkok utara, Xi mengatakan kepada Modi bahwa kedua negara dapat menjadi tetangga yang baik dan memainkan peran penting di Global Selatan, menurut rekaman yang diunggah secara daring.

Ket. Foto: PM India Narendra Modi mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Tianjin, Tiongkok, pada Minggu (31/8). — Sumber: AP/Indian Prime Minister's Office

"Tiongkok dan India adalah dua negara yang paling 'beradab'. Kita adalah dua negara terpadat di dunia dan bagian dari Global Selatan … Sangat penting untuk menjadi sahabat, tetangga yang baik, dan (agar) 'naga' dan 'gajah' dapat bersatu," ujar Xi dalam sambutan pembukaan.

Dalam sambutan pembukaan yang diunggah di media sosial, Modi, yang melakukan kunjungan pertamanya ke Tiongkok dalam tujuh tahun, mengatakan kedua negara telah bergerak ke arah yang positif sejak tahun lalu.

“Kami berkomitmen untuk memajukan hubungan kami berdasarkan rasa saling percaya, rasa hormat, dan kepekaan,” ujarnya.

“Setelah penarikan pasukan di perbatasan, suasana damai dan stabil telah tercipta.”

Diskusi berlangsung sekitar tengah hari dan berlangsung hampir satu jam.

Hubungan antara kedua negara memburuk setelah bentrokan mematikan di perbatasan pada tahun 2020, namun Beijing dan New Delhi telah berupaya memperbaiki hubungan tahun lalu, terutama karena keduanya menghadapi tarif AS yang tinggi.

Pembicaraan antara Xi dan Modi diperkirakan tidak akan menyelesaikan banyak perselisihan besar, tetapi kehadiran perdana menteri India di kota pelabuhan utara tersebut merupakan tanda pemikiran ulang yang strategis untuk menangani kerentanan geopolitik.

Namun demikian, Modi tidak akan bergabung dengan Xi, Presiden Russia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Beijing untuk parade militer pada hari Rabu (3/9).

Washington telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mendekati New Delhi sebagai penyeimbang Beijing, tetapi upaya tersebut telah dirusak tahun ini oleh keputusan Gedung Putih mengenakan tarif 50 persen pada barang-barang India.

Tarif tersebut dimaksudkan untuk menghukum India karena membeli minyak Russia tetapi Delhi menunjukkan sedikit tanda akan mengalah pada pembelian tersebut, bersumpah untuk melindungi kepentingan nasionalnya dan menjangkau mitra dagang lainnya.

Kunjungan Modi ke Tiongkok menyusul pembicaraan di Jepang, di mana ia dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menandatangani inisiatif keamanan ekonomi bagi negara mereka untuk bekerja sama dalam semikonduktor, kecerdasan buatan, mineral penting, energi bersih, dan farmasi.

Tokyo juga menjanjikan investasi baru senilai US$67 miliar di India selama dekade berikutnya dan untuk mentransfer teknologi kereta cepat Shinkansen “seri E10”.

Selain itu, para pemimpin memperbarui deklarasi keamanan tahun 2008 yang ditujukan untuk menjaga Indo-Pasifik bebas dari ancaman regional, dengan fokus pada pengelolaan teknologi di bidang-bidang yang sedang berkembang seperti luar angkasa dan keamanan siber.

  • KTT SCO di Tianjin

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA, Lili Lestari

Berita Terbaru

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.