Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogya Menerapkan Pembelajaran Daring Selama Dua Hari

📅 Senin, 01 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Pemkot Yogya Menerapkan Pembelajaran Daring Selama Dua Hari Doc: Antara
Ket. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta menerapkan pembelajaran sekolah tingkat TK, SD, dan SMP secara daring pada 1–2 September 2025 demi menjamin keamanan siswa di tengah dinamika aksi demonstrasi.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Yogyakarta, Senin, mengatakan keputusan itu diambil setelah rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Yogyakarta.

"Saya putuskan untuk sementara ini belajar daring di rumah. Nanti akan saya evaluasi jadi hari ini dan besok belajar di rumah secara daring," ujar Hasto.

Kebijakan tersebut, menurut dia, juga mempertimbangkan aspirasi sebagian orang tua murid yang khawatir anak-anaknya bersekolah di dekat lokasi rawan.

Hasto menilai kekhawatiran orang tua muncul terutama bagi sekolah yang berada di kawasan strategis, seperti Tugu Yogyakarta hingga perbatasan Bundaran UGM.

"Saya justru karena aspirasi dari orang tua (murid), ya sudah kita putuskan belajar di rumah daring," tuturnya.

Ia mengimbau orang tua tetap mendampingi anak-anak selama pembelajaran daring.

Ia juga berpesan kepada para orang tua siswa SMP agar memastikan anaknya benar-benar belajar dari rumah.

"Terutama yang sudah SMP kan sudah agak besar. Nggak usah keluar dulu lah. Kalau namanya untuk belajar di rumah ya di rumah. Jangan terus dilepas ke mana-mana biar anaknya tetap di rumah. Itu harapan saya titip kepada para orang tua," kata dia.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta telah menginformasikan kebijakan ini kepada seluruh sekolah, sekaligus menunda kegiatan di luar sekolah seperti perkemahan hingga situasi dinilai aman.

Sekolah juga diminta berkoordinasi dengan orang tua untuk mengawasi anak-anak selama belajar dari rumah.

Salah satu orang tua murid, Diyan Rahmawati, menyambut baik kebijakan tersebut karena menambah rasa aman. Apalagi sekolah anaknya berada di dekat instansi pemerintah dan objek vital.

"Dari keamanan lebih baik belajar daring di rumah karena tidak ada rasa khawatir terkait keselamatan anak. Tapi kalau belajar daring memang mau tidak mau juga harus mendampingi dan memantau," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.