Menjuarai IBL All Indonesian Menjadi Titik Awal Kebangkitan Satria Muda
Senin, 01 Sep 2025, 22:35 WIBJakarta - Satria Muda Pertamina Bandung menegaskan  kebangkitannya dengan menjuarai IBL All Indonesian 2025 setelah mengalahkan Dewa United Banten dalam partai final, untuuk meraih gelar pertama sejak berpindah kandang ke Kota Kembang.
Keberhasilan ini menjadi momen penting setelah dua musim terakhir langkah Satria Muda selalu terhenti di partai puncak. Mereka kalah dari Pelita Jaya pada Final IBL 2024 dan kembali takluk dari tim yang sama pada IBL All Indonesian 2024.
Tren kurang baik berlanjut pada musim 2025 ketika Satria Muda terhenti di semifinal liga.
Namun, konsistensi mulai terlihat selama All Indonesian tahun ini. Skuad asuhan Youbel Sondakh tampil tanpa cela sepanjang kompetisi hingga mengangkat trofi setelah menang 65-55 atas Dewa United di GOR Manahan, Solo, Sabtu (30/8).
Keberhasilan itu menjadi era baru Satria Muda setelah bermarkas di Bandung dan diperkuat tambahan tiga eks pemain Prawira, yakni Yudha Saputera, Kelvin Sanjaya, dan Pandu Wiguna.
Kehadiran mereka melengkapi skuad yang sebelumnya sudah dihuni kapten tim Abraham Damar Grahita.
"Akhirnya bisa bareng-bareng Om Bram (Abraham Damar Grahita) menjadi juara," ujar Yudha Saputera dalam laman  IBL. Ia menekankan kemenangan ini adalah hasil kerja sama tim.
Sementara itu, Abraham menilai tambahan pemain baru membuat Satria Muda lebih kompetitif. Ia menyebut reuni dengan rekan-rekan dari Prawira menjadi suntikan kekuatan besar bagi timnya untuk menghadapi musim depan.
Dengan komposisi tersebut, Satria Muda memberi sinyal kuat akan kembali menjadi kekuatan dominan selama IBL 2026.
Konsistensi permainan, kekuatan lokal, dan rencana mendatangkan pemain asing akan menjadikan tim asal Bandung ini kembali bersaing dalam perebutan gelar liga utama.
- IBL All Indonesian 2025
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.