Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolda Kalsel Bangga! Demo Damai di Banjarmasin Tanpa Ricuh Jadi Contoh Nasional

📅 Senin, 01 Sep 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Kapolda Kalsel Bangga! Demo Damai di Banjarmasin Tanpa Ricuh Jadi Contoh Nasional Doc: ANTARA/Firman
Ket. Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat menyampaikan tanggapan atas aspirasl massa di DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (1/9).

BANJARMASIN - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengaku bangga kearifan lokal masyarakat telah berhasil menjaga kesejukan daerah dan jauh dari aksi anarkis seperti yang tergambar dalam aksi demo damai di DPRD Kalsel hari ini.

"Kearifan lokal masyarakat Kalsel yang cinta damai telah mengalahkan ego semua orang termasuk aparat," kata dia ditemui usai aksi massa di DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin.

Yudha pun menyatakan aksi massa yang berlangsung damai kali ini merupakan keberhasilan semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Alhamdulilah kita lega semua, apa yang diharapkan demo aman damai bisa terwujud," ucapnya.

Berkaitan sejumlah tuntutan massa, Yudha memastikan semua aspirasi telah ditampung oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan disampaikan ke pemerintah pusat.

Sedangkan terkait kasus ojol tewas di Jakarta, dia menjelaskan proses hukum berjalan transparan dan secepatnya pelaku menjalani sidang etik sebagaimana perintah Kapolri.

"Mari kita sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan demi daerah yang sejuk, tidak mudah terprovokasi demi jalannya aktivitas ekonomi masyarakat untuk kesejahteraan bersama," kata Kapolda didampingi
Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dan Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan.

Diketahui massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Kalsel Melawan yang melibatkan empat elemen, yaitu mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), buruh, serta masyarakat menggelar aksi demo di DPRD Kalsel.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya reformasi DPR dan Polri serta penolakan penetapan Taman Nasional Meratus dan potongan tarif ojol oleh operator yang tidak manusiawi bagi pengemudi.

Aksi yang berlangsung sekitar tiga jam berjalan tertib hingga bubar dan tidak ada insiden yang memicu kericuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.