Pemkot Padang Panjang Adakan Gerakan Beras Murah

Minggu, 31 Agu 2025, 15:10 WIB

Padang Panjang, Sumbar --  Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mengadakan Gerakan Pangan Murah di dua lokasi untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra di Padang Panjang, Sabtu, mengatakan Gerakan Pangan Murah diadakan di Kantor Dinas Pangan dan Pertanian untuk Kecamatan Padang Panjang Timur dan di KPN Balai Kota untuk Kecamatan Padang Panjang Barat.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra saat ini meninjau Gerakan Pangan Murah yang diadakan di dua lokasi di daerah itu, Sabtu (30/8). — Sumber: ANTARA/ Isril Naidi

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini demi memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Ada bahan pokok utama dan beberapa kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau," katanya.

Menurut dia, Gerakan Pangan Murah bertujuan mengendalikan inflasi, menstabilkan pasokan dan menjaga keterjangkauan harga pangan.

Bahan pokok utama yang di sediakan adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga Rp62.500 per 5 kilogram, juga sayuran dan kebutuhan lainnya.

Kepala Polres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan ketersediaan pangan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kondisi aman karena adanya kerja sama dengan Perum Bulog.

"Kami siap mendukung agar harga pangan tetap stabil. Stok beras SPHP masih cukup banyak dan akan terus disalurkan ke masyarakat dengan harga murah," kata Kapolres.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Ade Nafrita Anas menyebutkan kehadiran gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah masyarakat

"Masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok di gerai GPM dengan harga lebih terjangkau sesuai harga eceran tertinggi atau harga acuan penjualan," katanya.

Ia menjelaskan, untuk daerah Sumatera, di luar Lampung dan Sumatera Selatan, harga beras lima kilogram ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram.

"Selain membantu masyarakat gerakan pangan murah ini juga ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi, khususnya di daerah," jelas dia.

Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.