Selamatkan Satwa Langka, Kemenhut Pindahkan Dua Ekor Badak Jawa ke Kawasan Konservasi Baru

Jumat, 29 Agu 2025, 11:23 WIB

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memulai Operasi Merah Putih untuk melakukan translokasi dua individu badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) ke kawasan konservasi baru sebagai bagian dari upaya menyelamatkan populasi satwa terancam punah tersebut.

"Saya kira ini adalah tanggung jawab moral, sosial dan politik kita bersama untuk memastikan anak cucu kita masih memiliki badak Jawa, 50, 100, 200 tahun, bahkan selamanya," kata Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni dalam acara peluncuran Operasi Merah Putih di Kantor Kemenhut di Jakarta, Jumat (29/8).

Ket. Foto: Menhut Raja Juli Antoni (kedua kiri), Dirjen KSDAE Kemenhut Satyawan Pudyatmoko (kedua kanan), Direktur Eksekuti YABI Jensen Manangsang (kanan) dalam peluncuran Operasi Merah Putih untuk tranlokasi badak Jawa di Kantor Kemenhut, Jakarta, Jumat (29/8) — Sumber: ANTARA

Dia menyebut Operasi Merah Putih untuk translokasi badak Jawa yang mulai dilakukan pada Agustus 2025 itu merupakan bagian dari pertobatan ekologis mengingat ruang hidup badak yang semakin sempit yang merupakan dampak dari aktivitas manusia.

Aktivitas pembangunan dan perkebunan mempersempit area jelajah badak Jawa yang saat ini hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Tidak hanya itu, populasinya juga terus berkurang akibat ulah pemburu liar.

"Karena ini adalah dosa kolektif kita sebagai bangsa, ini adalah bagian dari cara kita membayar apa yang pernah diperbuat mungkin oleh bapak kita atau dulu kakek kita, atau mungkin bagian dari kita masih ada yang melakukan perbuatan itu," katanya.

Rencana translokasi badak Jawa dimulai dari persiapan lapangan mulai dari survei populasi, pemetaan habitat, pembangunan fasilitas pit-trap atau perangkap aman, boma atau kandang aman hingga akses logistik.

Telah dilakukan juga pemilihan dua individu badak Jawa yang rencananya dipindahkan ke kawasan konservasi Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA). Pemilihan dilakukan memastikan agar tidak terjadi inbreeding atau perkawinan sedarah.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko menjelaskan bahwa translokasi perlu dilakukan, karena satwa itu menghadapi risiko tinggi dengan keterbatasan daya dukung habitat, rendahnya keragaman genetik, serta tingkat inbreeding mencapai 58,5 persen.

Population Viability Analysis (PVA) bahkan memprediksi spesies ini bisa punah dalam waktu kurang dari 50 tahun tanpa intervensi nyata.

Translokasi itu dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Yayasan Badak Indonesia (YABI) untuk memindahkan badak Jawa dari Semenanjung Ujung Kulon menuju JRSCA di Desa Ujungjaya, Kabupaten Pandeglang. Keduanya masih berada dalam wilayah TNUK dan berjarak sekitar 14 kilometer dengan melintasi laut.

"Translokasi sudah dilakukan kerja sama dengan TNI, terutama kaitannya dengan penyediaan alat transportasi laut yang sepenuhnya didukung oleh alutsista milik TNI, kami ucapkan terima kasih. Simulasi juga sudah dilakukan untuk menjamin bahwa nanti dalam pelaksanaan sesungguhnya semua bisa berjalan dengan lancar," kata Satyawan Pudyatmoko.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.