- Home
-
- Luar Negeri
-
- Brasil Pertimbangkan Tinda...
Brasil Pertimbangkan Tindakan Balasan terhadap Tarif 50% Trump
Jumat, 29 Agu 2025, 10:42 WIBBRASILIA - Brasil sedang mempertimbangkan tindakan pembalasan perdagangan terhadap Amerika Serikat, termasuk tarif, setelah Presiden Donald Trump mengenakan pungutan sebesar 50 persen pada sejumlah impor Brasil, sumber pemerintah mengatakan kepada pada hari Kamis (28/8).
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva memberikan persetujuannya untuk sebuah studi tentang tindakan pembalasan apa yang dapat dilakukan Brasil atas hukuman yang dijatuhkan oleh Trump atas persidangan sekutunya, Jair Bolsonaro, kata dua sumber pemerintah.
Kementerian Perdagangan dan Industri Brasil memiliki waktu 30 hari untuk menentukan apakah tarif AS termasuk dalam Undang-Undang Timbal Balik Ekonomi terkini.
Jika hal itu terjadi, sekelompok ahli akan mengusulkan tindakan balasan, yang dapat mencakup tarif timbal balik, kata sumber diplomatik.Â
Pemerintah Brasil secara resmi akan memberitahu Amerika Serikat pada hari Jumat tentang keputusannya untuk memeriksa kemungkinan pembalasan, sumber tersebut menambahkan.Â
"Ruang untuk konsultasi diplomatik tetap terbuka," tambah sumber itu.
Undang-Undang Timbal Balik Ekonomi, yang diadopsi pada bulan April, memungkinkan pemerintah untuk mengambil "tindakan balasan" terhadap negara-negara yang secara sepihak bertindak untuk merugikan daya saing Brasil.
Tindakan tersebut termasuk menangguhkan konsesi perdagangan, investasi, atau perjanjian kekayaan intelektual.
Tindakan ini dimaksudkan sebagai upaya terakhir jika negosiasi dengan negara atau blok perdagangan lain gagal.
Hubungan antara Amerika Serikat dan Brasil mengalami kebuntuan sejak tarif 50 persen pada kopi Brasil dan barang-barang lainnya mulai berlaku pada tanggal 6 Agustus.Â
Sebelumnya pada hari Kamis, Lula yang berhaluan kiri mengeluh bahwa Washington tuli terhadap keluhan Brasil.
"Kami tidak dapat berbicara dengan siapa pun dari Amerika Serikat," katanya.
Sementara perang dagang Trump terutama menargetkan negara-negara yang memiliki surplus perdagangan besar dengan Amerika Serikat, impor Brasil dari AS jauh melebihi ekspornya.
Washington memiliki surplus perdagangan sebesar $28,6 miliar dalam barang dan jasa dengan ekonomi terbesar Amerika Latin pada tahun 2024.
Brasil mengimpor sejumlah besar produk manufaktur berbasis baja dari Amerika Serikat, termasuk mesin industri, mesin mobil, dan suku cadang untuk industri kedirgantaraannya.
Trump mengutip "perburuan penyihir" terhadap mantan presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro, yang sedang diadili atas tuduhan merencanakan kudeta, dalam membenarkan tarif 50 persen terhadap negara tersebut.
Awal bulan ini, Brasil meminta bantuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Sepakat Redakan Perselisihan Tentang Tarif dan Tanah Jarang
-
Pemprov DKI Kunci Mitigasi Cuaca Ekstrem, Jakarta Disiagakan Hadapi Akhir Tahun
-
Tim Senam Indonesia Persembahkan 4 Medali di SEA Games Thailand 2025
-
Gumuk Pasir Parangtritis Ditetapkan sebagai Geopark Nasional
-
Resmi! Gennaro Gattuso Jadi Pelatih Timnas Italia
-
Pemprov Lampung Buat Aturan Kawasan Bebas Rokok
-
Trump Kembali akan Tetapkan Tarif Sepihak dalam Dua Pekan Mendatang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.