Banyak Manfaat Buah Restorasi Mangrove Delta Mahakam Kukar
Rabu, 27 Agu 2025, 02:54 WIBKUKAR â Mangrove sudah terbukti banyak manfaatnya. Maka dari itu, sudah merupakan langkah benar, rehabilitasi dan restorasi mangrove yang dilakukan Universitas Mulawarman di kawasan Delta Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Fungsinya, tidak hanya memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga memberikan dampak ganda dengan memberdayakan masyarakat lokal.
"Kunci keberhasilan dari setiap program restorasi adalah ketika masyarakat sekitar merasakan manfaat langsung dan akhirnya menjadi penjaga utama ekosistem tersebut," ujar Guru Besar Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Irawan Wijaya Kusuma di Samarinda, Selasa.
Ia menyatakan program kolaborasi antara Unmul bersama Pertamina, Pertamina Hulu Mahakam dan Pertamina Foundation ini merupakan contoh sinergi yang memadukan konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.
"Apa yang kita lihat di Delta Mahakam adalah sebuah model komprehensif yang mengintegrasikan pemulihan alam dengan peningkatan kualitas hidup warga," kata Dekan Fakultas Kehutanan Unmul itu. Prof Irawan memaparkan program restorasi Delta Mahakam berjalan dalam tiga fase sejak tahun 2022 hingga 2024.
âSeluruhnya lebih dari 1,6 juta bibit mangrove ditanam di lahan seluas 121 hektare," katanya. Menurut Prof Irawan, pemulihan ekosistem ini menjadi harapan baru bagi keanekaragaman hayati Delta Mahakam.
Kawasan ini merupakan habitat penting bagi berbagai spesies fauna dilindungi, termasuk bekantan yang berstatus terancam punah, monyet ekor panjang, serta puluhan jenis burung, seperti elang ikan kepala kelabu hingga pecuk ular. "Dengan pulihnya hutan mangrove, rantai makanan dan siklus hidup mereka kembali seimbang," jelasnya.
Sementara itu, aspek pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi yang membuat program ini berkelanjutan. Prof Irawan menyoroti berbagai kegiatan yang secara langsung melibatkan dan menguntungkan warga.
Program tersebut mencakup pelibatan langsung masyarakat dalam proses penanaman, penyediaan fasilitas persemaian desa, hingga pelatihan budi daya perikanan berbasis smart silvofishery yang ramah lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diberi pelatihan untuk mengolah produk turunan mangrove, seperti pemanfaatan nira nipah untuk persiapan produksi etanol, yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Fasilitas pendukung kehidupan masyarakat, katanya, juga dibangun, seperti instalasi pemanenan air hujan, fasilitas hidroponik untuk ketahanan pangan, serta pemasangan lampu jalan bertenaga surya yang ramah lingkungan dan mengurangi biaya energi.
- Restorasi
- Bupati Kukar
- Ekosistem Mangrove
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
IDAI Ajak Semua Pihak Cegah Penyakit Jantung Reumatik
-
Daewoong Luncurkan Terapi Dislipidemia di Surabaya, Mendorong Kemajuan Kesehatan Kardiovaskular di Jawa Timur
-
Gubernur Andra Soni: HPN 2026 Dorong Ekonomi dan Perkuat Peran Pers di Banten
-
Restorasi naskah kuno di Surabaya
-
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri: Tegaskan Perpanjangan SK PPPK Berdasarkan Kinerja Pegawai
-
Program Karbon Biru Nasional di pesisir Jawa Tengah
-
Jordi Amat Nyaman Bermain di Posisi Baru Bersama Persija
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.