Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Siaga Kependudukan Edukasi Siswa Hindari Pernikahan Dini

📅 Senin, 25 Agu 2025, 22:47 WIB | Oleh:
Sekolah Siaga Kependudukan Edukasi Siswa Hindari Pernikahan Dini Doc: ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN.
Ket. Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dalam kunjungannya ke SMP Negeri 6 Jambi untuk menyosialisasikan kurikulum Sekolah Siaga Kependudukan .

Jakarta -- Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) mengintegrasikan pembelajaran tentang kependudukan ke dalam kurikulum, bermanfaat untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya menghindari pernikahan dini.

“Jangan kita kemudian hanya menghafal angka-angka (jumlah pertambahan penduduk), tetapi bagaimana pengertian tentang apa itu kependudukan dan pentingnya kependudukan untuk bisa nantinya kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Isyana dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan, isu kependudukan tidak lepas dari kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini karena ketika berbicara tentang kependudukan, edukasi tentang pentingnya mencegah pernikahan dini menjadi salah satu penekanan.

"Ketika berbicara tentang kependudukan, kita juga berbicara tentang bagaimana anak-anak usia SMP jangan menikah dulu," ujar dia.

Isyana juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi remaja, menurutnya, komunikasi yang terbuka perlu dijaga di tengah perubahan zaman yang ditandai dengan maraknya gim daring (game online) dan media sosial. Oleh karena itu, orang tua diharapkan ikut memahami minat anak agar terjalin kedekatan yang lebih harmonis.

Ia juga berharap agar semakin banyak sekolah dan satuan pendidikan yang dapat mengadopsi kurikulum SSK untuk keluarga sejahtera menuju Generasi Emas 2045.

Pada kunjungannya di Kota Jambi pada Kamis (21/8), Isyana menyempatkan diri berdialog dengan para siswa dan guru di SMP Negeri 6 Jambi terkait kurikulum Sekolah Siaga Kependudukan.

Wali Kota Jambi yang diwakili Staf Ahli Wali Kota bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar Widaryanto menyambut baik penerapan Sekolah Siaga Kependudukan dalam membentuk generasi muda berkualitas.

"Melalui SSK, kita diajarkan pentingnya perencanaan hidup dengan menjaga kesehatan, peduli lingkungan, dan memahami pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.