Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kukar Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Lumbung Jagung untuk Ketahanan Pangan

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kukar Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Lumbung Jagung untuk Ketahanan Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, bersama perusahaan swasta memanfaatkan lahan bekas tambang batu bara seluas 1,5 hektare untuk mendukung program ketahanan pangan, yakni dengan ditanami bibit jagung jenis pipil 321 (Bisi 321 Simetal).

"Pemkab Kukar memberi apresiasi tinggi terhadap program yang dilakukan PT Baramulti Suksessarana (BSSR) Tbk, karena membantu upaya mewujudkan ketahanan pangan selaras dengan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Ahad.

Dalam program "Kukar Idaman Terbaik", lanjut Aulia, sektor pertanian dalam arti luas menjadi salah satu sektor andalan Kukar yang menjadi perhatian utama, baik melalui bantuan sarana produksi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), maupun pembangunan sarana dan prasarana pertanian.

Ia mengatakan, pemanfaatan lahan menjadi penekanan karena ke depan setelah era pertambangan selesai, maka sektor pertanian Kukar yang akan maju dan lebih diunggulkan. Apalagi Kukar punya lahan luas dan bakal menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menyusul sudah banyak pegawai yang tinggal di IKN.

Banyaknya pegawai IKN dan para pekerja konstruksi di IKN, katanya, setiap hari membutuhkan makan, sehingga Pemkab Kukar terus berupaya menjadi lumbung pangan bukan hanya di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tapi juga bagi warga IKN.

Ke depan, Bupati Kukar ingin di kawasan 1,5 hektare itu tidak hanya ditanami jagung, tapi juga bisa menjadi kawasan pertanian terpadu, seperti ada peternakan dan tanaman palawija lain.

Sementara ini, disebutkannya, Kabupaten Kukar merupakan produsen padi tertinggi di Kaltim, yakni pada 2023 Kukar memproduksi sebanyak 115.103 ton gabah kering giling (GKG) dan pada 2024 sebanyak 106.553 ton GKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.