Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transformasi Hubungan Industrial, Jalan Menaker Dongkrak Kesejahteraan dan Daya Saing

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transformasi Hubungan Industrial, Jalan Menaker Dongkrak Kesejahteraan dan Daya Saing Doc: Istimewa
Ket. Transformasi hubungan industrial menjadi salah satu agenda paling krusial dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. 

JAKARTA - Transformasi hubungan industrial hari ini menjadi salah satu agenda paling krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. 

Pola hubungan industrial yang dulu cenderung hierarkis—antara pemberi kerja sebagai pihak dominan dan pekerja sebagai pihak yang hanya menuntut—kini tidak lagi relevan di tengah dinamika globalisasi, digitalisasi, dan disrupsi pasar tenaga kerja.

Transformasi ini lahir dari kebutuhan menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, berkeadilan, dan berorientasi pada produktivitas bersama. 

Di satu sisi, dunia usaha menuntut fleksibilitas agar mampu bersaing dalam iklim ekonomi yang penuh ketidakpastian. 

Di sisi lain, pekerja membutuhkan jaminan perlindungan hak, keamanan kerja, serta peningkatan keterampilan agar tidak tertinggal dalam arus perubahan.

Hubungan industrial yang modern harus dibangun di atas paradigma partnership, bukan oppositional. 

Artinya, serikat pekerja, manajemen perusahaan, dan pemerintah perlu duduk bersama untuk merumuskan model hubungan yang mampu menyeimbangkan kepentingan. 

Konsep industrial peace tidak akan tercapai dengan pendekatan win-lose, tetapi melalui shared responsibility yang mendorong produktivitas sekaligus kesejahteraan.

Transformasi ini juga semakin relevan ketika memasuki era digital dan ekonomi hijau. Otomatisasi, kecerdasan buatan, dan transisi energi akan mengubah struktur kebutuhan tenaga kerja. 

Tanpa hubungan industrial yang adaptif—misalnya lewat mekanisme dialog sosial, upskilling dan reskilling, serta fleksibilitas kontrak kerja yang tetap melindungi pekerja—ketegangan antara pekerja dan pengusaha bisa meledak menjadi konflik berkepanjangan.

Dengan kata lain, transformasi hubungan industrial bukan sekadar urusan perjanjian kerja, melainkan fondasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis, memperkuat daya saing nasional, dan memastikan keadilan sosial dalam era ekonomi baru.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menggarisbawahi transformasi hubungan industrial menjadi fondasi dari peningkatan produktivitas nasional.

Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/8), menilai penguatan mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan transformasi ekosistem ketenagakerjaan juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing.

Yassierli menyebut, sistem penyelesaian perselisihan hubungan industrial di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan, mulai dari kurangnya komunikasi efektif di tingkat perusahaan, keterbatasan jumlah mediator, hingga belum optimalnya peran Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit dan implementasi Perjanjian Kerja Sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

57 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.