Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Karawang Minta Pemdes Bertanggung Jawab Ikut Membina Kopdes

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Minta Pemdes Bertanggung Jawab Ikut Membina Kopdes Doc: ANTARA
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

KARAWANG – Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh, meminta pemerintah desa/kelurahan ikut bertanggung jawab membina dan memberikan pendampingan kepada Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayahnya.

"Sebanyak 309 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah dibentuk di Karawang," kata Asep Syaepuloh di Karawang, Sabtu (23/8).

Untuk menjalankan program atau kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tersebut, Pemkab Karawang telah mengukuhkan pengelola koperasi itu sebanyak 2.552 orang yang terdiri atas 1.588 pengurus dan 974 pengawas.

Ia menyampaikan komitmennya untuk memperkuat keberadaan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan sekitar Karawang.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang ditekankan untuk terus melakukan pendampingan. Begitu juga pemerintah desa/kelurahan dan pemerintah kecamatan juga ditekankan untuk ikut melakukan pendampingan.

Hal tersebut disampaikan agar keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Karawang bisa benar-benar bermanfaat dan mampu menggerakkan perekonomian desa.

Menurut dia, pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM Karawang selama ini sudah bekerja maksimal, namun tetap membutuhkan dukungan semua pihak.

“Harapan saya, para kepala desa punya tanggung jawab yang sama untuk terus membina dan melakukan pendampingan terhadap Koperasi Merah Putih di daerahnya masing-masing," katanya.

Atas hal tersebut, kata Bupati, pemerintah daerah, dinas, camat dan desa harus kompak untuk bersama-sama membina koperasi desa/kelurahan.

Ia mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa berkembang dengan berbagai lini usaha yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pengadaan beras, gas, minyak goreng, terigu, hingga pupuk dan obat pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.