Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendukbangga Jamin Program MBG untuk Balita Aman dari Alergen

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendukbangga Jamin Program MBG untuk Balita Aman dari Alergen Doc: Antara
Ket. Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (depan, kanan) mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita di Kota Jambi, Provinsi Jambi, pada Kamis (21/8).

Jakarta - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyatakan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran balita sudah dipastikan teridentifikasi alergen untuk mencegah sakit akibat makanan yang bisa memicu alergi.  

"Anak-anak atau penerima MBG yang punya alergi sudah diidentifikasi, sehingga nantinya tidak diberikan makanan yang bisa memicu alergi mereka. Ini bukti nyata perhatian tim kepada masyarakat," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (22/8).  

Isyana menyampaikan hal tersebut saat meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pematang Sulur I, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Kamis (21/8) sekaligus mendistribusikan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. 

Program MBG, lanjut dia, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga menghadirkan rasa aman karena setiap porsi disesuaikan dengan kebutuhan, bahkan hingga deteksi alergi.  

"Pak Presiden selalu bilang, tujuan kita adalah ben wong cilik iso gemuyu, artinya, agar masyarakat bisa tersenyum. Melalui program MBG, hari ini kita bisa menyaksikan langsung bagaimana masyarakat tersenyum bahagia mendapat makanan bergizi dari pemerintah," ujar dia.

Diketahui, selain mendistribusikan MBG untuk anak usia sekolah, SPPG Pematang Sulur I telah menyalurkan 300 porsi makanan bergizi setiap hari khusus untuk sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.  

Upaya tersebut selaras dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan minimal 10 persen alokasi porsi bagi kelompok rentan tersebut. Program itu juga merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Kemendukbangga/BKKBN dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Para penerima manfaat menyampaikan bahwa MBG sangat membantu kebutuhan gizi keluarga mereka. Menanggapi hal tersebut, Isyana menegaskan bahwa MBG adalah bagian dari strategi besar pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, utamanya di 1.000 hari pertama kehidupan atau usia 0-2 tahun.

"Pencegahan stunting paling optimal dilakukan di seribu hari pertama kehidupan sejak bayi masih ada di dalam kandungan. Oleh karena itu, MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terutama di bawah dua tahun menjadi sangat penting untuk mencegah stunting. Ini merupakan wujud nyata komitmen presiden untuk mencegah stunting dan mewujudkan Astacita," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.