Kebakaran Hutan Spanyol Jadi Pengingat Ancaman Perubahan Iklim

Jumat, 22 Agu 2025, 20:52 WIB

MADRID - Kebakaran hutan dahsyat yang melanda Spanyol pada musim panas ini seharusnya menjadi peringatan bagi seluruh Eropa akan bahaya perubahan iklim yang semakin meningkat, seperti disampaikan seorang pakar iklim yang berbasis di Barcelona pada Rabu (20/8).

"Ini peringatan bagi negara-negara yang secara tradisional menikmati musim panas bersuhu sedang dan sejuk ... karena kondisi panas yang hebat ini akan meningkat di garis lintang dan akan mencapai negara-negara ini," kata Javier Martin-Vide, pakar iklim sekaligus profesor geografi fisika di University of Barcelona, kepada Xinhua.

Ket. Foto: Ilustrasi kebakaran hutan. — Sumber: AFP

Menurut pembaruan pada Kamis (21/8) dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa, kebakaran hutan telah menghanguskan 403.171 hektare lahan di Spanyol sepanjang tahun ini. Sekitar 350.000 hektare hangus hanya dalam dua pekan terakhir, bertepatan dengan gelombang panas parah yang dimulai pada awal Agustus.

Martin-Vide menekankan bahwa model iklim menunjukkan kondisi yang semakin memburuk dalam beberapa dekade mendatang. "Adaptasi menjadi kunci untuk mengurangi risiko," katanya, seraya menambahkan bahwa suhu yang melebihi 40 derajat Celsius di Eropa tengah dan utara akan menjadi tantangan serius bagi masyarakat yang tidak terbiasa dengan suhu panas ekstrem.

Dia menyerukan langkah-langkah pencegahan yang lebih kuat dan pengelolaan lanskap yang lebih baik, menyoroti efek dari depopulasi pedesaan. "Hutan tidak sebersih di masa lalu, ketika ada sapi, domba, kambing yang merumput dan memakan vegetasi yang saat ini menjadi bahan bakar yang memicu kebakaran hutan," jelasnya.

Pakar iklim itu mendesak strategi inovatif, termasuk penciptaan "lanskap mosaik dengan area hutan yang diselingi ladang budi daya," untuk membuat lahan lebih tahan terhadap kebakaran.

Dia juga merujuk pada adaptasi yang telah berlangsung di bidang pertanian, seiring dengan produsen zaitun dan wine yang memindahkan produksinya ke tempat yang lebih tinggi, untuk mencari kondisi iklim yang lebih baik guna mempertahankan kualitas dan hasil produksi.

Martin-Vide menyambut baik rencana pemerintah Spanyol untuk membuat sebuah pakta nasional mengenai pencegahan kebakaran, dan menyebutnya "sangat diperlukan".

Spanyol mengalami musim panas terburuk untuk kebakaran hutan pada abad ini, dengan lebih dari 20 titik api masih menyala, terutama di provinsi-provinsi barat laut yakni Orense, Zamora, dan Leon. Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan bahwa lebih dari 33.000 orang telah dievakuasi, sementara empat orang, termasuk tiga petugas pemadam kebakaran, meninggal dunia. Ant/Xinhua

  • real madrid
  • portugal

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Tiket MotoGP Indonesia 2026 Masih Dijual Diskon, Segini Harganya!

Kekeringan Melanda Pamekasan, Anggota DPR Turun Tangan Bantu Sumur Bor

No Paradise If You Are Killed by a Woman: Misi Sniper Perempuan Kurdi Tembus Pusat Kekuasaan ISIS Demi Selamatkan Adiknya, Tayang Perdana Festival Film Venice

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di Sumut, Harga Beras hingga Daging Dijamin Terjangkau

Tak Biasa! Bukan Emas, Mahar Pernikahan Ini Berupa Bantuan Air Bersih

Banjir Bandang Nepal Terjang Permukiman, Ratusan Orang Masih Hilang

Progres Seksi 1 Tol Yogyakarta-Bawen Capai Lebih dari 90 Persen

Formula 1: Mercedes Dapat Upgrade Mesin, Red Bull Justru Tak Kebagian

Chelsea Melaju ke Babak Tiga Carabao Cup Usai Taklukkan Luton Town 2-0

Kabar Baik untuk PSS Sleman! Perkembangan Pemain Jelang Musim 2026/2027 Makin Menjanjikan

Jaga Harga Bahan Pangan Stabil, Pemprov Sumut Inisiasi Gerakan Pangan Murah Serentak

Anda Wajib Tahu! Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Motor Brebet saat Digas

Apa Saja yang Rusak? Polda Metro Jaya Inventarisasi Dampak Demo di Depan DPR

Pemkab Bogor Gulirkan Koperasi Inspiratif untuk Jadi Mentor Koperasi Lain

Massa Masih Bertahan di Slipi hingga Dini Hari, Setelah Aksi di Sekitar Gedung DPR, Ada Apa?

Hasil Undian Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona dan Manchester City

Massa Demonstrasi Masih Berkerumun di Sekitar Slipi hingga Jumat (28/8) Dini Hari Tadi

Hasil Liga Spanyol: Barcelona Puncaki Klasemen Usai Taklukkan Athletic Club 2-0

DPR Dorong Revisi UU Kadin Tegaskan Batas Kewenangan agar Tak Ambil Peran Negara

Aktivitas Jual Beli di Pasar Tradisional Manggarai Kembali Bergeliat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.