Malaysia Menolak Jadi Tuan Rumah F1 Lagi, Jadwal Padat dan Biaya Tinggi Jadi Alasan
Kamis, 21 Agu 2025, 14:45 WIBKUALA LUMPUR - Malaysia pada hari Kamis (21/9) menolak menjadi tuan rumah lagi untuk ajang balapan Formula Satu (F1) tahun ini, dengan alasan biaya dan kalender balap yang sudah padat.Â
Malaysia pertama kali menjadi tuan rumah balapan F1 pada tahun 1999 di Sirkuit Internasional Sepang, grand prix terakhir diadakan di sana pada tahun 2017.
Malaysia keluar dari kalender F1 mulai tahun 2018 di tengah meningkatnya biaya penyelenggaraan acara tersebut.
Sepang masih menjadi tuan rumah balap motor MotoGP setiap tahunnya.
Menteri Olahraga Hannah Yeoh mengatakan, untuk menjadi tuan rumah F1 lagi, pemerintah Malaysia harus membayar sekitar 300 juta ringgit ($71,09 juta) per tahun.
Di luar hak menjadi tuan rumah, Yeoh mengatakan sirkuit tersebut membutuhkan sekitar 10 juta ringgit setahun untuk mempertahankan standar yang dibutuhkan untuk balap motor tingkat atas.
"Malaysia juga harus mengikatkan diri pada kontrak berdurasi tiga hingga lima tahun dengan Liberty Media (pemegang hak komersial F1), dengan komitmen sekitar 1,5 miliar ringgit selama periode ini," ujarnya kepada parlemen pada hari Kamis.Â
"Kalender balapan saat ini sangat ketat dan jika Malaysia tertarik menjadi tuan rumah lagi, kami harus bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan tempat di kalender," tambahnya.
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura menggelar balapan malam dan Thailand berharap menjadi tuan rumah juga.
Kabinet Thailand pada bulan Juni menyetujui tawaran senilai $1,2 miliar untuk menggelar F1 di jalanan Bangkok mulai tahun 2028.
Yeoh mengatakan Malaysia tidak menutup pintu sepenuhnya untuk menggelar balapan F1 lagi, jika ada badan usaha yang bersedia menanggung biayanya.Â
"Kami terbuka untuk ini dan dapat bekerja sama," tambahnya.Â
Formula 1 adalah acara olahraga yang sangat bergengsi yang diikuti oleh banyak penggemar di seluruh dunia.
"Jadi, jika kami mampu membiayainya, ini adalah acara yang bagus untuk diadakan di Malaysia."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Insentif Kendaraan Listrik 2026: Pemerintah Siapkan Kuota 100 Ribu Mobil dan Motor EV, Subsidi Diperkirakan Rp5 Juta
-
Dembele Kembali Terpilih sebagai Pemain Terbaik Prancis
-
Bupati Bogor: ASN Pengguna Narkoba Harus Diproses Hukum dan Kepegawaian
-
Mengajak Generasi Muda Tanah Laut untuk Menjadi Garda Terdepan dalam Menjaga Lingkungan
-
Vandalisme, 97 Lampu Jalanan Dijarah
-
Kepulauan Nias Ditarget Keluar dari Daerah Tertinggal, Bobby Genjot Pembangunan Infrastruktur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.