FIFPRO Prihatin atas Penangguhan Liga Super India, Desak Penyelesaian Cepat

Rabu, 20 Agu 2025, 08:54 WIB

LONDON - Federasi Pesepak Bola Profesional Dunia (FIFPRO) menyatakan “keprihatinan mendalam” terhadap ketidakpastian yang terus membayangi sepak bola profesional India, menyusul penangguhan tanpa batas waktu terhadap Indian Super League (ISL).

ISL, sebagai liga kasta tertinggi sepak bola India, dihentikan bulan lalu setelah negosiasi perpanjangan kontrak dengan mitra komersialnya, Football Sports Development Limited (FSDL) yang dipimpin oleh Reliance, mengalami kebuntuan.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Liga Sepak bola India — Sumber: AFP

Upaya memperbarui perjanjian yang dimulai sejak 2010 itu terhenti setelah Mahkamah Agung India meminta Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) untuk tidak memperpanjang kontrak dengan FSDL sampai pengadilan mengeluarkan keputusan dalam perkara lain terkait penerapan konstitusi baru federasi.

Situasi semakin memburuk awal bulan ini ketika klub Bengaluru FC,juara ISL musim 2018-19,menghentikan pembayaran gaji pemain dan staf tim utama mereka akibat ketidakpastian liga.

"Ketiadaan kejelasan bagi para pemain mengenai musim ISL 2025-26, yang timbul dari sengketa penyelenggaraan dan tata kelola liga dan mengakibatkan penangguhan tanpa batas, punya dampak besar terhadap penghidupan, karier, dan kesejahteraan mereka,” tulis FIFPRO dalam pernyataan resminya.

"Para pemain telah menjadi korban penghentian kontrak kerja secara sepihak dan tidak sah hingga pemberitahuan lebih lanjut. Tindakan ini merupakan pelanggaran langsung terhadap hak-hak tenaga kerja para pemain dan menyebabkan tekanan signifikan," imbuh pernyataan tersebut.

FIFPRO menambahkan, mereka tengah bekerja sama dengan Asosiasi Pemain Sepak Bola India (FPAI) serta telah melaporkan persoalan ini kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Serikat pemain profesional itu mendesak AIFF, FSDL, dan para pemilik klub untuk bekerja sama dengan FPAI guna memperjelas jadwal ISL dan menyusun peta jalan agar musim baru segera dimulai. FIFPRO juga menyerukan agar klub tetap memenuhi seluruh kewajiban kontrak terhadap para pemain.

  • Federasi Pesepak Bola Profesional Dunia (FIFPRO)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.