Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

33 Kios Pangan di Kota Serang Ditetapkan Jadi Penyalur Beras SPHP

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
33 Kios Pangan di Kota Serang Ditetapkan Jadi Penyalur Beras SPHP Doc: ANTARA
Ket. Beras SPHP tersusun di salah satu ritel modern Kota Serang, Banten, Rabu (20/8/2025).

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, telah menetapkan sebanyak 33 kios pangan yang tersebar di seluruh kecamatan sebagai penyalur resmi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Serang, Sony August, di Serang, Rabu (20/8), mengatakan penunjukan kios-kios tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan distribusi beras SPHP di luar pasar tradisional.

"Ada 33 kios yang kita SK-kan di luar pasar. Jadi kios pangan ini adalah warung-warung di perumahan yang bekerja sama dengan Bulog," katanya.

Ia menjelaskan, dari total 33 kios pangan yang telah ditunjuk, saat ini baru 20 kios yang telah aktif menerima dan menyalurkan pasokan beras SPHP dari Perum Bulog. Pihaknya terus mendorong agar seluruh kios yang ditunjuk dapat segera terealisasi.

Menurut Sony, program ini sangat vital untuk meredam harga beras di pasaran yang cenderung sangat fluktuatif, terutama menjelang masa panen raya pada September mendatang.

"Beras sekarang gila, fluktuatif nya kencang. Dengan adanya SPHP, beras ini lumayan, kualitasnya bagus dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan beras komersial sejenis," ujarnya.

Peran DKPPP, lanjutnya, adalah memfasilitasi kerja sama antara para pemilik kios pangan dengan Bulog untuk memastikan kelancaran distribusi sebelum masa panen lokal tiba, yakni di saat pasokan dari petani biasanya menurun.

"Jadi DKPPP disini membantu memfasilitasi bagaimana kios pangan ini bekerja sama dengan Bulog, dan untuk jumlah beras yang tersedia di kios tergantung dari permintaan masyarakat karena pasti setiap kios akan berbeda," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.