Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satwa Bandung Zoo Terancam, DPRD Bandung Minta Pemkot Gandeng PKBSI

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satwa Bandung Zoo Terancam, DPRD Bandung Minta Pemkot Gandeng PKBSI Doc: Antara Foto
Ket. Situasi di kawasan Bandung Zoo sebelum terjadi penutupan sementara di Kota Bandung, Jawa Barat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung meminta Pemerintah Kota Bandung segera berkoordinasi dengan Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) untuk menangani kesehatan dan asupan gizi satwa di Bandung Zoo selama masa sengketa pengelolaan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Jawa Barat Edwin Senjaya mengatakan perlunya pihak independen dari lembaga konservasi satwa yang netral dan profesional untuk mengurus satwa agar tidak menimbulkan persoalan baru.

"Mungkin nanti pihak Pemerintah Kota Bandung bisa berkoordinasi dengan PKBSI supaya selama ini memang dalam status quo sebaiknya mengurus hewan itu adalah pihak yang netral yang independen, sehingga tidak lagi menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Edwin di Bandung, Jumat.

Edwin mengatakan pihaknya saat ini tengah mendalami persoalan yang sudah menjadi sorotan publik bahkan isu nasional tersebut. DPRD akan menghimpun informasi dari berbagai pihak sebelum memberikan rekomendasi kepada Wali Kota Bandung terkait persoalan Bandung Zoo.

“Yang jelas, aset ini adalah aset Pemerintah Kota Bandung, yang bermasalah ini kan terkait persoalan siapa yang berhak mengelola kebun binatang tersebut," kata Edwin.

Ia menegaskan, salah satu perhatian utama DPRD adalah memastikan kondisi satwa tetap terjaga di tengah penutupan Bandung Zoo untuk sementara waktu.

“Jangan sampai persengketaan ini menimbulkan korban. Hewan-hewan ini jangan sampai terlantar atau mengalami kondisi yang lebih buruk,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Radea Respati Paramudhita menyatakan pihaknya menyoroti soal kesehatan satwa, profesionalitas pengelolaan, serta aspek pendapatan dan ketepatan pembayaran pajak.

Ia menegaskan, karena lahan kebun binatang adalah aset Pemkot Bandung, kewenangan ada pada wali kota sebagai pemegang kekuasaan atas aset tersebut.

“Setelah audiensi ini, kami akan rapat internal untuk merumuskan rekomendasi terbaik yang akan dikonsultasikan kepada pimpinan DPRD. Harapannya, solusi yang dihasilkan bisa menjaga ikon Kota Bandung ini,” kata Radea.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Keamanan Jayapura Diperkuat...
Luar Negeri
Russia Tuduh Eropa Berusaha...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.