Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Menargetkan 25 Ribu Pohon Ditanam pada Tahun Ini

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Menargetkan 25 Ribu Pohon Ditanam pada Tahun Ini Doc: Antara
Ket. Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto menanam pohon di halaman Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/8/2025).

Kabupaten Bogor - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ajat Rochmat Jatnika menargetkan, pada 2025 sebanyak 25 ribu pohon ditanam melalui gerakan serentak yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, dengan penanaman dilakukan di kantor masing-masing maupun lokasi lain yang telah ditentukan.

Menurut Ajat, setiap ASN diwajibkan menanam satu pohon, dengan prioritas pohon berbuah, seperti durian dan mangga untuk wilayah perkotaan. Sementara di wilayah pegunungan, tanaman yang digunakan adalah tanaman keras yang bermanfaat menjaga konservasi air.

“Penanaman melibatkan 36 perangkat daerah dan 40 kecamatan. Sisanya yang belum tertanam akan disimpan di Bappedalitbang untuk didistribusikan dua pekan mendatang,” kata Ajat usai mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto menanam pohon di halaman Pendopo Bupati, Cibinong.

Selain penanaman pohon, Pemkab Bogor juga mewajibkan pembentukan bank sampah di seluruh perangkat daerah. Ajat menjelaskan, instruksi ini telah disampaikan pekan lalu, dan saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan mulai bergerak membuat fasilitas tersebut.

“Dua pekan lagi kami akan mengecek pelaksanaannya, untuk melihat kantor mana yang terbaik dalam mengelola sampah,” ujarnya.

Langkah lain yang dijalankan adalah pembuatan sumur biopori di setiap kantor. Biopori ini diharapkan dapat membantu konservasi air tanah, mencegah genangan, dan memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar lokasi.

Ajat menegaskan, gerakan ini dimulai dari internal pemkab sebagai contoh bagi masyarakat. Setelah ASN, program penanaman pohon dan bank sampah akan diperluas ke desa-desa, pasar, dan komunitas masyarakat. “Kita memimpikan empat tahun ke depan Kabupaten Bogor berlimpah buah-buahan,” katanya.

Untuk menjamin keberlanjutan, Pemkab Bogor juga menyiapkan suplai bibit secara berkelanjutan. “Kami akan mencari pihak yang bersedia menyemai bibit, sehingga penanaman tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja,” ujar Ajat.

Ia menambahkan, gerakan ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan pohon hingga tumbuh dan berbuah. “Yang penting bukan hanya menanam, tetapi memastikan pohon tersebut tumbuh dengan baik,” ucapnya.

Ajat optimistis target penanaman 25 ribu pohon akan tercapai tahun ini, sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.