Fosil Mata Menge, Lebih Kecil dari Hobbit
Rabu, 13 Agu 2025, 07:37 WIBHOMO floresiensis memegang rekor sebagai spesies manusia terkecil yang pernah hidup di Bumi. Tetapi beberapa di antaranya mungkin bahkan lebih kecil dari yang dibayangkan sebelumnya oleh para ilmuwan.
Sebuah fragmen tulang lengan atas dewasa berusia 700.000 tahun yang ditemukan pada tahun 2013 baru-baru ini diklasifikasikan sebagai milik perwakilan awal spesies yang pernah digambarkan dengan gamblang sebagai âhobbitâ.
Lebih kecil daripada fosil apa pun dalam catatan fosil dari sepupu purba ini atau hominin lainnya  potongan tulang lengan atas ini memperluas gambaran yang dimiliki tentang kerabat tak biasa yang berjalan di Bumi bersama kita hingga 50.000 tahun yang lalu.
Fosil manusia purba ini, beserta beberapa gigi kecilnya, ditemukan di sisi timur Pulau Flores, Indonesia, di sebuah situs terbuka bernama Mata Menge. Dari tulang lengan atas dewasa tidak hanya lebih pendek dari Hobbit.
âTulang lengan atas dewasa berusia 700.000 tahun ini tidak hanya lebih pendek dari Homo floresiensis, tetapi juga merupakan tulang lengan atas terkecil yang diketahui dari catatan fosil hominin di seluruh dunia,â kata arkeolog Adam Brumm dari Griffith University di Australia.
Tulang-tulang kecil ini tentu saja bisa berasal dari anak-anak, tetapi para peneliti dapat memastikan tulang ini berasal dari orang dewasa dengan menganalisis struktur fungsional silinder mikroskopis yang disebut osteon yang terdapat di permukaan luar tulang yang padat. Jumlah, ukuran, dan susunan osteon berubah seiring pematangan tulang selama hidup, yang menunjukkan usia individu saat meninggal.
Struktur mikroskopis tulang lengan ini menyerupai Homo sapien dewasa, meskipun berdasarkan perkiraan panjang keseluruhan humerus, orang dewasa yang pernah memiliki tulang lengan tersebut tingginya hanya 1 meter (3 kaki dan 3 inci).
Bukti keberadaan Homo floresiensis pertama kali ditemukan pada tahun 2003 di Gua Liang Bua, di bagian barat pulau. Kerangka itu diperkirakan sekitar 6 sentimeter (2,4 inci) lebih tinggi daripada individu Mata Menge yang baru-baru ini dideskripsikan, berdasarkan panjang tulang pahanya.
âSpesimen yang sangat langka ini mengonfirmasi hipotesis kami bahwa nenek moyang Homo floresiensis berukuran sangat kecil; namun, kini terlihat jelas dari proporsi tulang tungkai yang sangat kecil ini bahwa nenek moyang awal âHobbitâ bahkan lebih kecil daripada yang kami duga sebelumnya,â kata Brumm.
Dua gigi yang sangat kecil satu dari orang dewasa dan satu dari anak-anak juga ditemukan di situs Mata Menge selama penggalian berikutnya pada tahun 2015 dan 2016. hay
- Batu Fosil
Redaktur: Haryo Brono
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.