Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Ancam Sumut! BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Petir, dan Gelombang Tinggi

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Ancam Sumut! BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Petir, dan Gelombang Tinggi Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Lestari Irini Purba, saat memberikan keterangan terkait cuaca di Sumatera Utara untuk Kamis (14/8).

MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan hujan lebat disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Kamis (14/8). Sejumlah perairan juga diprediksi mengalami gelombang tinggi hingga 2,5 meter, sehingga masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis.

"Masyarakat di wilayah lereng timur, pantai timur, dan pegunungan Sumatera Utara diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir yang dapat memicu bencana hidrometeorologis, seperti banjir, longsor, dan angin kencang," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Lestari Irini Purba, Rabu.

Ia mengatakan secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Kamis (14/8) pagi diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, dan Labuhan Batu Utara.

"Siang hingga sore hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah Sumut, termasuk hujan sedang di Langkat dan Nias Utara," ujarnya.

Memasuki malam hari, BMKG memprediksi cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di sejumlah wilayah, antara lain Deli Serdang, Karo, Langkat, Tapanuli Utara, dan Toba.

Sementara pada dini hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Langkat.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 14–37 derajat Celcius dengan kelembapan udara 65–99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 4–9 km per jam.

Sementara Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani menyebutkan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi pada 14 hingga 16 Agustus 2025.

Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di Perairan Barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan batu, Perairan Timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu dan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias.

Pola angin di wilayah Sumatera Utara umumnya bergerak dari tengara hingga Barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4-2- knot.

Terbentuknya daerah belokan angin di sekitar perairan Sumatera Utara menyebabkan adanya potensi pembentukan awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan di wilayah perairan Sumatera Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.