Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lingga Garap 30 Ha Lahan Tidur Jadi Ladang Jagung

Senin, 11 Agu 2025, 22:50 WIB

Kepolisian Resor (Polres) Lingga, Kepulauan Riau, menggarap 30 hektare lahan tidur atau yang belum termanfaatkan milik warga di Desa Bukit Belah menjadi lahan pertanian produktif jagung pipil untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan saat dikonfirmasi di Batam, Senin, mengatakan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan sekedar simbolik, tapi bentuk pengabdian nyata aparat kepolisian dalam menjawab tantangan strategis bangsa.

Ket. Foto: Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan meninjau sentra pertanian jagung yang ditanam di lahan seluas 30 hektare milik warga Desa Bukit Belah, Kabupaten Karimun, Kepri. — Sumber: Antara Foto

“Ketahanan pangan adalah fondasi utama bagi stabilitas bangsa,” kata Pahala.

Polres Lingga menjadi pioner dalam gerakan ketahanan pangan berbasis masyarakat di Kepri. Seluas 30 hektare lahan milik warga yang tidak tergarap ini dimanfaatkan menjadi sentra jagung pipil di kabupaten itu.

Dari 30 hektare lahan tersebut, kata dia, seluas 10 hektare lahan milik Sahari lebih dulu digarap dan ditanami jagung pipil. Sisanya 20 hektare akan dikembangkan secara bertahap.

Adapun jagung pipil yang ditanam dengan sistem pertanian modern yang berorientasi pada hasil dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami Polres Lingga berkomitmen untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemandirian pangan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada negeri,” katanya.

Menurut perwira menengah Polri itu, krisis pangan di tataran global menjadi ancaman nyata yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapinya.

Melalui program ketahanan pangan ini, lanjut dia, Polres Lingga ingin mengubah cara pandang masyarakat terkait tugas Polri tidak hanya di ranah hukum, dan keamanan saja.

“Saat ini, Polri juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi dan salah satunya adalah dengan mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Dia menerangkan, dari 10 hektare lahan yang sudah ditanami, seluas empat hektare ditanami varietas jagung pipil unggulan dengan produktivitas tinggi, enam hektare sisanya dikembangkan dengan metode tanam baris berbasis konservasi lahan.

Menurut dia, program ini tidak hanya menambah pasokan pangan dan pakan ternak lokal, tapi juga membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pahala juga menekankan, bahwa program ini dijalankan dengan semangat gotong royong, melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat luas.

Diharapkan langkah ini menjadi model inspiratif nasional bagi daerah lain dalam memanfaatkan lahan tidur demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dia pun menegaskan bahwa pengelolaan 30 hektare lahan tersebut adalah komitmen jangka panjang. Polres Lingga terus mengawal hingga seluruh area bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggungjawab pemerintah pusat, atau kementerian. Ini adalah tugas seluruh elemen bangsa, termasuk kami di Polri,”.

  • Ketahanan Pangan 2025

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.