Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Banten Nilai Kebersihan Kota Serang Belum Optimal, Minta Pemkot Berbenah

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Banten Nilai Kebersihan Kota Serang Belum Optimal, Minta Pemkot Berbenah Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah (tengah) diwawancara setelah Rapat Paripurna DPRD Kota Serang di Kota Serang, Minggu (10/8).

Serang - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyoroti persoalan kebersihan kota sebagai pekerjaan rumah (PR) terbesar yang harus segera ditangani oleh Pemerintah Kota Serang. 

"Kami bersinergi untuk membangun Kota Serang. PR paling besar adalah kebersihan. Biarpun dalam infrastruktur belum (maksimal), tetapi hal kebersihan harus bagus, terutama pengelolaan sampah agar lingkungan menjadi indah," ujarnya setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Serang dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-18 Kota Serang di Kota Serang, Minggu (10/8).

Ia menjelaskan penataan lingkungan secara baik menjadi kunci awal untuk memajukan ibu kota Provinsi Banten tersebut.

Ia mencontohkan kota-kota maju di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang menjadikan penataan lingkungan, termasuk kebersihan sungai, sebagai fondasi utama pembangunan mereka.

Ia juga secara khusus memberikan perhatian terhadap kondisi sungai di Kota Serang yang masih dipenuhi sampah.

"Kita lihat sampah-sampah di sungai itu banyak, ini PR paling besar dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang," ucapnya.

Ia juga mengakui bahwa infrastruktur di Kota Serang masih kurang memadai sehingga meninggalkan kesan seperti pedesaan.

Meskipun demikian, Dimyati menyatakan optimisme yang tinggi terhadap kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang saat ini untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut.

Ia mengaku melihat adanya semangat baru pemkot setempat yang didukung jajaran birokrasi untuk membawa perubahan menuju daerah yang lebih baik.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil pemerintahan setempat yang dipimpinnya untuk menuju kota yang maju dan sejahtera.

"Apa yang kami kerjakan di enam bulan ini, banyak kami lakukan kegiatan dalam rangka penataan kota, termasuk infrastruktur yang secara bertahap akan dilakukan perbaikan dengan bantuan dari provinsi," kata dia.

Ia mengatakan bahwa program kerjanya selaras dengan arahan dari pemerintah atasan untuk mewujudkan kota yang lebih baik.

"Saya bekerja sesuai dengan arahan gubernur untuk menjadikan kota yang layak. Apa yang saya lakukan selama enam bulan ini sesuai arahan dan instruksi dari Pemerintah Provinsi Banten," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pembayaran Parkir Gunakan QRIS Ciptakan Transparansi

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pembayaran Parkir Gunakan Q...
Megapolitan
BUMD IPO, Saham Pemprov Tet...
Megapolitan
Ekosistem Literasi Literaia...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.