Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandarlampung: Monitoring Lubang Resapan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 19:11 WIB | Oleh:
Pemkot Bandarlampung: Monitoring Lubang Resapan Aksi Nyata Jaga Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandarlampung
Ket. Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melakukan pemasangan lubang biopori di Kecamatan Kemiling. Bandarlampung, Minggu (10/8).

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Provinsi Lampung menyebutkan monitoring lubang resapan biopori dan penanaman pohon yang dilakukan bersama Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) merupakan bentuk aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Monitoring lubang resapan biopori  sebanyak 23.500 serta dan penanaman pohon ini dalam rangkaian memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025. Hal ini jadi aksi nyata kami dalam menjaga lingkungan di kota ini," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Minggu.

Khusus aksi bersama ini diharapkan mampu dalam mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas air tanah di wilayah Bandarlampung. Terlebih musim hujan saat ini semakin singkat dan kemarau yang semakin panjang sangat mempengaruhi kondisi alam.

"Sementara kebutuhan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk di Kota Bandarlampung memiliki kerentanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim, termasuk ancaman banjir rob di wilayah pesisir dan perubahan pola curah hujan yang semakin tidak menentu," kata dia.

Wali kota menyebut pentingnya peran dari semua pihak-pihak terkait dalam menjaga keseimbangan alam untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Tentunya kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN RIL yang telah mempelopori pelaksanaan program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan yang semakin kompleks, seperti banjir, krisis air bersih, dan perubahan iklim," kata dia.

Dia mengatakan pembangunan berkelanjutan di Kota Bandarlampung tidak bisa dipisahkan dari pelestarian lingkungan. HKAN bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk refleksi dan aksi nyata menjaga keseimbangan alam.

"Secara geografis, sebagian wilayah Bandarlampung berada di pesisir yang rentan terhadap dampak perubahan iklim, termasuk banjir rob. Selain itu, perubahan pola curah hujan dan musim ekstrem menjadi tantangan tambahan yang berdampak langsung terhadap ketersediaan air," kata dia.

Di sisi lain, ia mengatakan kebutuhan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Namun, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau menghadapi kendala keterbatasan sumber air baku.

“Untuk itu diperlukan langkah strategis menjaga kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produksi air, agar tetap bisa berfungsi secara optimal sebagai sumber air,” kata dia.

Ia mengatakan dengan kegiatan itu diharapkan mahasiswa dan pihak universitas di Bandarlampung khususnya tidak hanya menjadi pelaku pendidikan, tetapi juga agen perubahan yang mampu mewarnai pembangunan daerah.

“Saya sangat mengapresiasi peran aktif mahasiswa. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut. Pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.