Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya untuk Meningkatkan Luas Tanam Komoditas Jagung

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Upaya untuk Meningkatkan Luas Tanam Komoditas Jagung Doc: Antara

Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur terus berupaya untuk meningkatkan luas tanam komoditas jagung di wilayahnya sebagai andil memperkuat ketahanan pangan nasional.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko di Ngawi, Jumat mengatakan, jagung merupakan komoditas alternatif yang menjadi potensi di wilayah Ngawi saat musim tanam kemarau. Terlebih untuk daerah yang sulit pasokan air dan irigasinya hanya mengandalkan air hujan.

"Penanaman jagung ini sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian, agar dimaksimalkan saat musim kemarau. Kondisi tersebut dilakukan juga di Ngawi dengan menggandeng berbagai pihak, baik petani, pondok pesantren, maupun Polri," ujarnya.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mencatat jumlah luas tanam jagung di wilayah Ngawi pada tahun 2024 mencapai 36.600 hektare dengan produksi total sebanyak 282.120 ton atau sekitar 7,71 ton per hektare.

Adapun lahan pertanaman jagung seluas 36.600 hektare di tahun 2024 tersebut berada di sejumlah daerah, di antaranya Kecamatan Karanganyar, Kendal, Kedunggalar, Bringin, Mantingan, Widodaren, dan Ngawi.

Luas tersebut mencakup lahan milik penduduk, Perhutani yang bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta lahan pertanian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari Polri serta pondok pesantren.

Terbaru, Pemkab Ngawi bersama Polres Ngawi dan Pondok Pesantren Ma'hadul Muta'allimin juga melakukan penanaman jagung di lahan seluas empat hektare di Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Ngawi.

Pihaknya menilai lahan tersebut merupakan tambahan baru yang diproyeksikan dapat menyumbang peningkatan produksi komoditas jagung di wilayah Ngawi.

"Ini hal yang baru dan sangat positif. Dari satu sisi kita mendukung peningkatan produksi jagung, dan di sisi lain kita juga memberdayakan pondok pesantren sebagai bagian dari ekosistem pertanian lokal," kata dia.

Wabup Ngawi sangat mengapresiasi para petani dan berbagai pihak termasuk Polres Ngawi dan pondok pesantren yang bersedia menanam jagung.

Sebab, dengan menanam jagung tersebut turut mendukung program ketahanan pangan dari Pemerintah.

"Pemkab Ngawi terus berkomitmen dalam mendukung program ketahanan pangan dari Pemerintah. Tidak hanya padi, namun juga komoditas jagung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.