Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (ketiga kiri), Anggota Komisi XI DPR Puteri Anetta Komarudin (kiri), Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin (kedua kiri), Ketua Fraksi Golkar MPR Melchias Markus Mekeng (kedua kanan), dan Anggota Badan Pengkajian MPR Firman Subagyo (ketiga kanan) hadir dalam sarasehan nasional "Merumuskan Kembali Anggaran Pendidikan Guna Mewujudkan Amanat Konstitusi Menuju Indonesia Emas 2045", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/8). Sarasehan ini menyoroti 20 persen anggaran pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang belum terdistribusi dengan baik, hal ini menjadi perhatian serius menyusul masih banyaknya anak-anak Indonesia putus sekolah dan disejumlah daerah fasilitas Pendidikan jauh dari kata memadai, sehingga Indonesia Emas tahun 2045 hanya mimpi jika hal ini tidak dituntaskan.
Ketua Fraksi Golkar MPR Melchias Markus Mekeng memberi sambutan pada sarasehan nasional "Merumuskan Kembali Anggaran Pendidikan Guna Mewujudkan Amanat Konstitusi Menuju Indonesia Emas 2045", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/8).
Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir menyampaikan keynote speech dalam sarasehan nasional "Merumuskan Kembali Anggaran Pendidikan Guna Mewujudkan Amanat Konstitusi Menuju Indonesia Emas 2045", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/8).
Mantan Menteri Pendidikan M Nuh (kiri), Rektor UGM Ova Emilia (kedua kiri), dan Rektor Universitas Yarsi Fasli Jalal (kanan) hadir dalam sarasehan nasional "Merumuskan Kembali Anggaran Pendidikan Guna Mewujudkan Amanat Konstitusi Menuju Indonesia Emas 2045", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/8).