Kunjungi SMK di NTT, Menteri P2MI Ingin Sekolah Siapkan Kelas Migran untuk Kerja ke Luar Negeri

Jumat, 08 Agu 2025, 14:28 WIB

JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, mendorong lembaga pendidikan setingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) mulai menyiapkan pelajarnya yang berminat bekerja ke luar negeri melalui program Kelas Migran.

"Saya ingin ada kelas-kelas khusus di sekolah-sekolah, SMK, SMA segera, yang memang khusus untuk anak-anak yang ingin bekerja di luar negeri," kata Karding usai mengisi kuliah umum di SMKN 1 Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, sebagaimana rilis Kementerian P2MI.

Ket. Foto: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding saat di SMKN 1 Labuan Bajo, NTT, Kamis (7/8/2025). — Sumber: Kemen-P2MI

Karding menjelaskan bahwa melalui program Kelas Migran pelajar akan diarahkan dan dibekali sejak kelas awal, mulai dari kemampuan bahasa, keterampilan kerja hingga kesiapan mental.

"Sejak kelas 1, sudah ditanya, peminatannya ke luar negeri apakah dia dapat di situ? Pelan-pelan dilatih bahasa dan skillnya dan dikuatkan mentalnya juga," katanya.​​​​​​​

Karding meyakini bahwa pendekatan tersebut dapat membuat lulusan SMK sederajat siap diberangkatkan dengan pelatihan keterampilan tambahan. "Jadi nanti ketika dia lulus, tinggal pelatihan skill sedikit saja, yang didorong sedikit saja, dia bisa diberangkatkan," katanya menambahkan.

Program Kelas Migran yang dicetuskan Karding itu akan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem penempatan yang lebih aman dan terencana bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Selain itu, program Kelas Migran juga sejalan dengan gagasan Sekolah Rakyat Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pendidikan praktis dan berbasis minat sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional.

  • SMK

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.