Jejak 3 Aksi Keji Nowaiten, Anggota KKB Egianus Kogoya yang Ditangkap di Nduga
Jumat, 08 Agu 2025, 11:45 WIBNduga â Satgas Operasi Damai Cartenz Polri berhasil menangkap salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang paling dicari, Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge. Pria berusia 30 tahun yang merupakan bagian dari jaringan Egianus Kogoya ini ditangkap tanpa perlawanan di sebuah puskesmas di wilayah Nduga, Papua, Rabu (6/8) sekitar pukul 09.04 WIT.
Penangkapan ini menjadi titik terang atas sederet aksi kekerasan yang sempat mengguncang Papua dan mendapat sorotan publik nasional. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Nowaiten mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi kejahatan besar.
âAksi pertama adalah penembakan mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022. Kedua, penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022. Dan yang paling mengerikan, pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022,â ungkap Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8).
Tak hanya itu, Nowaiten juga mengaku berperan sebagai penyedia logistik berupa bahan makanan (bama) bagi kelompok Egianus Kogoya. Ia juga kerap mendokumentasikan aksi-aksi bersenjata kelompok tersebut untuk keperluan propaganda.
Dari tangan tersangka, tim menyita satu unit ponsel Oppo A3X hitam yang kini menjadi barang bukti penting. Hasil pemeriksaan digital terhadap perangkat itu mengungkap adanya rekaman suara yang mengindikasikan rencana lanjutan, termasuk lobi dana ke sejumlah pengusaha lokal dan ancaman pemalangan jalan di wilayah Batas Batu jika tuntutan tidak dipenuhi.
Yusuf mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi menyesatkan yang kerap disebar simpatisan KKB. Ia menegaskan, Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen menjaga transparansi informasi dan terus mengupayakan stabilitas keamanan di Papua.
âKami mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum dan melaporkan jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata,â tegasnya.
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Kemkomdigi Cetak Talenta Digital SMK, Peluang Kerja Daerah Dibuka Lebar
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
-
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Indonesia Hari Ini, Selasa (23/6), Diguyur Hujan Ringan
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.