BPJPH Ajak Industri Kosmetik Siap Hadapi Wajib Halal pada 2026

Jumat, 08 Agu 2025, 22:02 WIB

JAKARTA – Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham mengajak pelaku industri kosmetik siap menghadapi implementasi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

"Produk kosmetik bukan hanya soal isinya, tapi juga prosesnya harus halal. Begitu pula aspek logistiknya, sehingga ketertelusurannya terjaga dari hulu hingga hilir," kata Aqil dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (08/8).

Ket. Foto: Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Muhammad Aqil Irham, menjadi narasumber Indo Beauty Expo 2025, dalam sesi bertema "2026 Wajib Halal: Strategi Praktis untuk Industri Kosmetik" di Jakarta, Kamis (8/8/2025). — Sumber: ANTARA

Lebih lanjut, Aqil mengatakan dorongan kepada pelaku industri ini juga seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap produk halal, termasuk kosmetik yang semakin tinggi.

"Konsumen saat ini memiliki awareness halal yang sangat tinggi. Pemerintah memberikan insentif melalui pembiayaan (sertifikasi halal) untuk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK)," ujar Aqil.

"Bagi yang tidak patuh, ada sanksi berat juga berupa sanksi mekanisme pasar yakni ditinggalkan oleh konsumen," imbuhnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa insentif yang diberikan tidak hanya bersifat anggaran (budget), tetapi juga nonanggaran melalui program fasilitasi kemudahan sertifikasi halal.

"Pemerintah hadir dengan memudahkan proses, menyediakan pendampingan, hingga memangkas biaya sertifikasi. Tinggal kemauan pelaku usaha untuk menyiapkan diri," kata Aqil.

Sementara itu, Aqil juga menyoroti masih adanya produk kosmetik yang beredar secara daring (online) tanpa sertifikat halal.

Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak.

Di sisi lain, Kepala Bidang Auditing LPH LPPOM Mulyorini Rahayuningsih mengatakan industri kosmetik perlu memahami titik kritis kehalalan di seluruh rantai produksi.

"Mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi. Sertifikasi halal kosmetik tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk di pasar global yang permintaan kosmetik halalnya terus tumbuh," kata dia.

  • Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jokowi Tiba di Istana untuk HUT RI ke-81, Penampilan dengan Adat Bali Jadi Sorotan

Pemprov Sulawesi Selatan Salurkan Rp500 Juta bagi Korban Gempa NTT

Paskibraka Siap Jalankan Tugas Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka.

Telkom Buka Internet Gratis di Lokasi Pengungsian Gempa NTT, Warga Bisa Tetap Terhubung

Siswi SMA 1 Palembang Caliya Azaria Ivana Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI.

Harga Emas Antam pada HUT Ke-81 RI, Naik Jadi Rp2.677.000/ Gram 

17 Penerjun Kopassus Taklukkan Ketinggian 10.000 Kaki dalam Victory Jump di Monas.

HUT ke-81 RI, Gubernur Pramono Ungkap Arah Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global

HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan, Upacara di Wamena Berlangsung Lancar.

Cincinnati Open 2026: Janice Tjen Lewati Drama Tiga Set untuk Melaju ke Babak 32 Besar

IQAir: Kualitas Udara di Jakarta saat Peringatan HUT RI Ternyata Tak Sehat

Bantu Korban di NTT, PT Pertamina Patra Niaga Donasikan Rp81/lt Tiap BBM

Tak Sabar Lihat Aksinya? Ini Formasi Lengkap Paskibraka Indonesia Berdaulat

Belajar dari Gempa NTT, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa  ‎

PLN Gerak Cepat! 11 Gardu Induk Utama Listrik Flores Berhasil Dipulihkan

Bikin Haru! Polres Bogor Renovasi 21 Rumah Warga untuk Rayakan HUT RI

Mensesneg: Presiden Prabowo Pertimbangkan ke NTT untuk Tinjau Penanganan Gempa

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.