Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Babinsa Serda Hamdan Kawal Distribusi Gabah Sesuai HPP demi Kesejahteraan Petani Cengkuang

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Babinsa Serda Hamdan Kawal Distribusi Gabah Sesuai HPP demi Kesejahteraan Petani Cengkuang Doc: Antara Foto
Ket. Babinsa Cengkuang Kecamatan Palimanan, Koramil 0620-16/Gempol, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Serda Hamdan (kiri), bersama Bhabinkamtibmas Desa Cengkuang Polsek Gempol Polresta Cirebon Kasno di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/8/2025).

Babinsa Desa Cengkuang Serda Hamdan mengawal ketat distribusi gabah agar petani mendapat harga sesuai ketetapan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram demi meningkatkan kesejahteraan petani.

"Alhamdulillah dengan program serapan gabah yang dilakukan Bulog membuat petani tersenyum dan bisa mensejahterakan para petani, khususnya Desa Cengkuang," kata Serda Hamdan di Cirebon, Jawa Barat, Jumat.

Serda Hamdan prajurit TNI dari Koramil 0620-16/Gempol, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon bertugas bersama Bhabinkamtibmas dan tim penyuluh mendampingi petani sejak masa tanam hingga pascapanen.

Ia mengatakan pengawalan dilakukan langsung ke lapangan bersama aparat desa dan petugas dari Bulog, untuk memastikan gabah petani tidak jatuh dengan harga rendah.

"Selama ini alhamdulillah saya menekankan kepada para petani, saya sosialisasi bersama Bhambinkambtibmas, bersama BPP (balai penyuluh pertanian) atau PPL (penyuluh pertanian lapangan) selalu datang ke para petani agar selalu diarahkan ke Bulog," ujarnya.

Menurutnya kebijakan dari Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian Pertanian menjadi semangat utama dalam menjalankan tugas mendampingi petani dalam program swasembada pangan nasional.

Hamdan menekankan seluruh pihak di lapangan, termasuk BPP Kecamatan Palimanan dan Polsek setempat bekerja sama untuk mengarahkan petani menjual gabah ke Bulog sehingga tetap harga wajar dan menguntungkan.

Ia juga bersyukur karena Bulog di wilayahnya telah menjalankan peran dengan baik dalam menyerap hasil panen petani, sehingga kepercayaan petani terhadap pemerintah semakin kuat dan meluas.

Babinsa yang dikenal dekat dengan warga ini berharap program serapan gabah terus berlanjut karena membawa dampak besar, bukan hanya bagi petani, tapi juga dalam menciptakan lapangan kerja di desa.

"Semoga program ini ke depannya terus berjalan agar para petani selalu tersenyum ketika melihat sawahnya dipanen, tentunya dengan harga yang bagus, petani sangat mengharapkan," kata Hamdan.

Perum Bulog Cabang Cirebon, Jawa Barat, menegaskan keterlibatan TNI melalui Babinsa dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) sangat penting dalam mempercepat penyerapan gabah petani langsung dari lahan di berbagai wilayah daerah itu.

Kepala Perum Bulog Cirebon Ramaijon Purba di Cirebon, Kamis (7/8) mengatakan, pihaknya menjadikan Babinsa dan PPL sebagai mitra strategis dalam upaya memaksimalkan serapan panen gabah petani di lapangan agar terkoordinir dengan baik.

Dia mengatakan informasi panen yang diperoleh dari TNI dan penyuluh sangat membantu menentukan waktu penyerapan, sekaligus memastikan gabah langsung diambil dan tidak terlalu lama disimpan petani.

"Kami dapat informasi panen tentunya dari teman-teman Babinsa dan penyuluh ini," kata Ramaijon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.