Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE dan Indonesia Capai Kesepakatan Politik untuk Percepat Perjanjian Dagang

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 14:45 WIB | Oleh:
UE dan Indonesia Capai Kesepakatan Politik untuk Percepat Perjanjian Dagang Doc: EPA

JAKARTA – Di tengah ancaman tarif dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Uni Eropa sebesar 30 persen, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memilih untuk mengalihkan perhatian ke arah timur. Ia segera mengumumkan adanya kesepakatan politik terkait percepatan perjanjian dagang dengan Indonesia, negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, setelah sembilan tahun dan 19 putaran negosiasi.

Langkah ini dianggap bukan suatu kebetulan, melainkan strategi diplomatik yang matang dari Uni Eropa. Dalam pernyataannya pada 13 Juli, von der Leyen menegaskan bahwa UE akan terus memperkuat kemitraan global yang berdasarkan prinsip perdagangan internasional yang berbasis aturan.

Keesokan harinya, von der Leyen menerima Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Brussels dan keduanya berfoto bersama sebagai simbol diplomasi dagang yang sedang berkembang. “Eropa dan Indonesia memilih jalur keterbukaan, kemitraan, dan kemakmuran bersama,” ujar von der Leyen dalam pernyataan resminya.

Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena mengganggu waktu von der Leyen di hari Minggu dan menekankan pentingnya perjanjian ini bagi pembangunan ekonomi nasional.

“Perjanjian ini harus mendukung upaya kita untuk mengembangkan industri, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat tujuan pembangunan berkelanjutan kita,” kata Prabowo.

Meskipun demikian, hubungan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa selama ini diwarnai berbagai tantangan. Mulai dari pembatasan impor, regulasi tak menentu, hingga pelarangan ekspor bahan baku serta penolakan Indonesia terhadap putusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menjadi hambatan tersendiri.

Kesepakatan politik tersebut bukanlah akhir dari perundingan, melainkan hanya menandai adanya kesepahaman bersama untuk mempercepat proses menuju kesepakatan final. Menurut Hosuk Lee-Makiyama, mantan diplomat perdagangan asal Swedia, para pemimpin memberikan instruksi kepada tim negosiator untuk mencapai kompromi yang dapat diterima semua pihak.

“Itu bukan berarti mereka sudah selesai,” kata Lee-Makiyama kepada POLITICO. “Kami menginstruksikan negosiator kami: ‘Selesaikan saja. Beri saya kompromi yang bisa saya jual.’”

Fabian Gehl, ketua tim negosiator Uni Eropa untuk perjanjian dengan Indonesia, mengatakan bahwa kesepakatan politik ini menjadi dasar kuat untuk menutup kesenjangan yang masih ada. Ia menargetkan perjanjian penuh bisa tercapai pada bulan September.

Namun, dengan hampir satu dekade pembahasan dan hampir 20 putaran negosiasi, penyelesaian menyeluruh dalam waktu singkat tampaknya masih menjadi tantangan besar. Terlebih lagi, dua hari setelah von der Leyen bertemu Prabowo, Trump justru mengumumkan kesepakatan dagang dengan Indonesia yang memberlakukan tarif 19 persen untuk ekspor ke AS, sementara ekspor AS ke Indonesia tidak dikenai tarif.

Iuliu Winkler, anggota parlemen utama UE yang terlibat dalam perundingan ini, menyatakan bahwa tenggat waktu bulan September masih realistis.

“Sepengetahuan saya, penyelesaian semua masalah teknis yang belum terselesaikan oleh para negosiator dapat dilakukan pada saat itu,” ujarnya kepada POLITICO.

Juru bicara Komisi Eropa, Olof Gill, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyempurnakan detail teknis terkait akses pasar untuk produk-produk utama.

“Kami telah mencapai tingkat liberalisasi yang sangat ambisius dalam hal volume dan lini tarif, dan sekarang kami fokus meningkatkan penanganan produk-produk utama Uni Eropa dan Indonesia,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.